Banyak Dusun Terpencil di Lotim Belum Nikmati Listrik

Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan saat meninjau PLTS Selong di Ijobalit-Geres Kecamatan Labuhan Haji, Kamis (29/8).

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. M. Sukiman Azmy menyebut banyak dusun-dusun terpencil yang belum menikmati listrik. Sebanyak 254 desa se Kabupaten Lotim diakui memang sudah masuk semua jaringan listrik, akan tetapi ke dusun-dusun yang ada di lereng-lereng gunung dan perbukitan yang dinilai banyak yang belum.

Hal ini disampaikan bupati saat diwawancara usai mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan saat mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Selong yang ada di wilayah Kelurahan Geres Kecamatan Labuhan Haji, Kamis , 29 Agustus 2019.

Kepada Menteri Jonan, Bupati Lotim mengaku sudah meminta langsung listrik instalasi pembangkit listrik sekelas PLTS, karena jaringan PLN sulit menjangkau lokasi-lokasi terpencil tersebut. Namun untuk PLTS sekala kecil dan komunal dirasa bisa menjadi solusi dipasangkan di lokasi-lokasi dusun terpencil agar masyarakat Lotim bisa menikmati listrik.

“Kedatangan menteri mengandung hikmah besar bagi Lotim,” ungkap bupati.

Di antara dusun yang dimaksud bupati ada namanya Dusun Sealang-Alang, Dusun Rembiga di wilayah perbukitan sebelah barat Pringgabaya.

Kabupaten Lotim terdapat tiga lokasi PLTS yang sudah dibangun oleh investor, yakni di Sambelia, Pringgabaya dan Labuhan Haji. Dengan hadirnya menteri direncanakan akan dapat perluasan nilai investasi untuk menambah daya listrik. Saat ini masing-masing memiliki daya sebesar 5 Mega Watt.

Menteri Jonan menginginkan, ada penambahan daya lagi di masing-masing PLTS masing-masing 5 MW, sehingga semua menjadi 30 MW untuk wilayah Lotim saja. “Sudah diputuskan menteri, masing-masing areal akan ditambah 5 MW lagi,” tutur Sukiman.

Kesempatan bertemu menteri itu, Bupati mengaku juga sudah menyarankan agar pembangunan PLTS ini bisa dilakukan juga di wilayah Kecamatan Jerowaru, karena sangat potensial untuk dikembangkan menjadi lokasi pembangunan PLTS. Di mana, sepanjang tahun relatif kurang curah hujannya.

PLTS yang sudah dibangun investor tersebut berapapun besar dayanya sudah siap dibeli langsung oleh PLN, karena potensi Lotim sangat bagus. Apalagi sesuai dengan visi misi Gubernur NTB, pariwisata go green. ‘’Pembangunan PLTS adalah salah satu cara mewujudkan Wisata Go Green tersebut,’’ ujarnya. (rus)