Cuaca Buruk, Penyeberangan Kayangan-Pototano Sempat Tertunda

Salah satu dermaga di Pelabuhan Kayangan. Minggu, 25 Agustus 2019 dilakukan penundaan penyeberangan sekitar pukul 16:20 Wita akibat terjadinya cuaca buruk. Namun, penyeberangan dikabarkan kembali pulih sekitar pukul 20.50 Wita.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Cuaca buruk sempat memicu tertundanya sejumlah penyeberangan di pelabuhan Kayangan, Lotim menuju Poto Tano, KSB. Untungnya, penundaan ini tidak berlangsung lama.

Kebijakan penundaan ini diambil oleh pihak PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Kayangan lantaran terjadi cuaca buruk pada, Minggu 25 Agustus 2019 sekitar pukul 16:20 wita. Namun, pada pukul 20.50, aktivitas pelayaran sudah berangsur pulih, ditandai dengan persiapan keberangkatan kapal dari Poto Tano menuju Kayangan.

General Manajer (GM) PT. ASDP Indonesoa Ferry Cabang Kayangan, M. Yasin, dikonfirmasi Suara NTB, Minggu malam, 25 Agustus 2019 mengakui sempat terganggunya pelayaran akibat cuaca buruk.

Baca juga:  Tingkat Keterisian KMP Swarna Bahtera Belum Seimbang

“Memang betul kita melakukan penundaan pemberangkatan karena terjadi cuaca buruk. Namun begitu cuaca membaik dan memungkinkan dilakukan penyeberangan. Maka kita buka dan kapal bisa beroperasi,” terangnya.

Dikatakannya, pihak terus berkoordinasi dengan Sahbandar, BMKG dan pihak

terkait lainnya untuk memantau cuaca dan kondisi di lapangan. Sehingga penundaan dan dibukanya kembali penyeberangan berdasarkan kesepakatan bersama. “Kita masih terus pantau,” jelasnya saat dikonfirmasi via telfon sedang berada di Denpasar, Bali.

Manajer Usaha PT. ASDP Kayangan, Zainal Abidin, menambahkan bahwa penundaan keberangkatan penumpang dikarenakan cuaca buruk berupa angin kencang kecepatan 25 knot sampai 30 knot dengan ketinggian ombak 1 hingga 2 meter. Kondisi itu membuat pihak manajememen ASDP Kayangan dan pihak terkait lainnya memutuskan untuk dilakukan penundaan pemberangkatan untuk menjaga keselamatan penumpang dan keamanan kapal.

Baca juga:  Enam Kapal Pesiar Menyusul Masuk di Pelabuhan Internasional Gili Mas

“Sampai pukul 19:30 wita (kemarin, red) masih dilakukan penundaan karena cuaca buruk. Begitu membaik, maka penyeberangan langsung kita buka,” terangnya lagi.

Sementara situasi di pelabuhan Kayangan cukup ramai karena penumpang baik dari roda empat, roda dua maupun pejalan kaki turut menunggu cuaca membaik. Namun penumpukan penumpang tidak terlalu signifikan. (yon)