Murah Hati, Saudari Purnama Hadi Dambakan Bisa Kuliah

Murah Hati bersama Baiq Nurhasanah (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Sementara itu, adik kandung Purnama Hadi, Murah Hati sangat mendambakan bisa terus kuliah. Menempuh pendidikan tinggi dan nantinya bisa menjadi tulang punggung kehidupan keluarganya.

Kondisi sang kakak yang berada di pembaringan karena sakit menimbulkan keprihatinan mendalam. Bermodal semangat itulah, ia menaruh harapan besar bisa melanjutkan studinya.

Mengandalkan perekonomian keluarga sudah tak bisa. Murah Hati kepada Suara NTB mengaku mendapatkan bantuan dari Kepala Dusun, Muhammad Isnaeni yang   dinilai cukup peduli terhadap nasib warganya. Tidak ada ayah yang diandalkan bisa membantunya. Ayah Murah Hati ini meninggalkannya dan pergi entah kemana.

Baca juga:  Mahasiswa Turun ke Desa, Penurunan Angka Kemiskinan Diprediksi Lebih Cepat

Oleh Kadus, ia didaftarkan di tingkat Diploma Jurusan Bahasa Arab di Darul Falah, Desa Toya Kecamatan Aikmel. Besar harapannya bisa mendapatkan  beasiswa. Karena untuk biaya studi pastinya cukup mahal.

Pengakuan Kadus, Muhammad Isnaeni, di kampusnya Murah Hati itu, biaya studi memang gratis. Akan tetapi, biaya lainnya bersifat mandiri. Murah Hati ini sebutnya merupakan anak yang  aktif. Diyakini, ke depan bisa menempuh studi sampai lulus dan bisa menjadi kebanggaan keluarga. Semangatnya melanjutkan kuliah sangat tinggi. Saat di bangku SMA, Murah Hati terbilang cukup berprestasi.

Baca juga:  Ekonomi NTB Tumbuh 6,26 Persen, Wagub Ingatkan Jangan Lengah

Anggota DPRD Lotim, Baiq Nurhasanah yang mendatangi rumah Murah Hati bersama Kadus M. Isnaeni menyampaikan komitmennya untuk membantu. Akan tetapi, bantuannya pasti tidaklah seberapa. Ia berharap ada bantuan juga dari pemerintah baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Program beasiswa yang diprogramkan Gubernur NTB Dr. H.Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah  bisa juga menyentuh Murah Hati. Diyakini, saat nanti selesai kuliah, Murah Hati bisa menjadi penyelamat perekonomian keluarganya. Menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk membantu warga yang tak mampu. (rus/*)