Dinas Dikbud Lotim Segera Rombak Kepsek

Kepala Dinas Dikbud Lotim, H. Moh. Zaenuddin (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam waktu dekat dikabarkan akan melakukan perombakan terhadap jabatan kepala sekolah (kepsek) tingkat satuan pendidikan SD/SMP. Hal itu terkait sedang diusulkannya sejumlah regulasi dan nama-nama sekolah untuk dilantik terutama untuk mengisi jabatan kepsek yang kosong.

“Memang benar kita akan lakukan perombakan kepala sekolah. Saat ini kita masih nunggu izin dari usulan yang kita sampaikan ke pemerintah pusat,” terang Kepala Dinas Dikbud Lotim, H. Moh. Zaenuddin, Kamis, 18 Juli 2019.

Dijelaskannya, persyaratan menjadi kepsek semestinya harus diawali dengan dibuatnya suatu lamaran untuk kemudian dilakukan seleksi administrasi. Barulah yang lulus mengikuti diklat untuk selanjutnya diusulkan untuk mendapatkan NUKS (Nomor Unik Kepala Sekolah). Sehingga yang mendapat NUKS itulah yang berhak untuk mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya. Hanya saja sampai saat ini semua kabupaten/kota se-Indonesia belum bisa melakukan secara utuh aturan seperti itu.

“Sampai saat ini kita belum berani mengangkat kepala sekolah dikarenakan belum mendapat persetujuan teknis dari LP2KS. Saat ini masih dijabat Plt,” jelasnya.

Saat ini jumlah sekolah yang belum memiliki kepsek definitif sebanyak 38 sekolah SD/SMP. Keberadaan Plt kepsek ini diberikan kewenangan untuk menandatangani ijazah siswa dan segala kebijakan administrasi lainnya. Untuk itu ia meminta kepada wali murid untuk tidak khawatir akan legal atau tidak legalnya ijazah dari siswa. “Sudah pasti legal, karena dalam aturan Plt diberikan kewenangan untuk menandatangani ijazah siswa,”ujarnya.

Zaenudin menambahkan, kepsek memiliki peran yang sangat strategis dalam pengembangan satuan pendidikan yang dipimpinnya. Kepsek sebagai pemimpin harus dapat memberikan teladan bagi pengikutnya, membimbing, mengayomi dan menciptakan kondisi lingkungan yang berkarakter. (yon)