Kelola Anggaran Desa, Puslitbang Polri Minta Kades Tak Main-main

Kegiatan penelitian dan supervisi dari Puslitbang Polri Tentang Revitalisasi Bhabinkamtibmas di Gedung Dharma Polres Lotim, Selasa, 16 Juli 2019. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Besarnya penggelontoran anggaran di pemerintah desa diminta tidak dipermainkan oleh kepala desa atau pemerintah desa pada umumnya. Anggaran yang cukup fantastis itu harus dapat dipergunakan dan dikelola sebaik-baiknya oleh pemerintah desa untuk menggapai tujuan dari dana itu sendiri, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mengawal realisasi penggunaan anggaran desa itu, Selasa, 16 Juli 2019 bertempat di Gedung Dharma Polres Lotim dilaksanakan kegiatan Penelitian dan Supervisi dari Puslitbang Polri Tentang Revitalisasi Bhabinkamtibmas dalam pembinaan pelaksanaan pembangunan desa di wilayah hukum Polres Lotim.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Supervisi Polri Kombes Pol. Guntur, Kombes Pol. Drs. H. Asrul Aziz, Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Winarta S. IK, Kasubdit Bhabinkamtibmas Polda NTB, Kompol Dahlan, Kasat Binmas Polres Lotim, Iptu. Muhajirin, Kapolsek beserta Bhabinkamtibmas Kecamatan. Sukamulia dan Masbagik, perwakilan kades dan tokoh masyarakat wilayah Kecamatan Sukamulia dan Masbagik.

Ketua Tim Supervisi Polri,Kombes Pol. Guntur, menjelaskan, Puslitbang Polri merupakan lembaga dari Polri untuk melakukan penelitian dan pengembangannyang sudah bekerjasama dengan LIPI dan sudah diakui legalitas secara kelembagaan di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, keberadaan lembaga dari Polri ini bertujuan untuk melakukan penelitian terhadap penggunaan anggaran desa, sehingga pemerintah pusat bisa memfokuskan pembangunan desa dengan tepat sasaran agar dapat benar – benar bisa dirasakan oleh masyarakat.

Masyarakat juga diminta agar melakukan penilaian terhadap Bhabinkamtibmas sebagai wujud dalam melakukan pengawasan penggunaan anggaran desa, baik ADD maupun DD yang saat ini sudah dilakukan kerjasama dengan Bapenas, Polri, TNI, dan Menkeu untuk pengawasan dan monitoring.

Kapolres Lotim, AKBP. Ida Bagus Made Winarta,SIK, menjelaskan bahwa selama ini Bhabinkamtibmas sudah melakukan program kepolisian melalui sambang desa serta melakukan pengamanan Siskamling serta melakukan penyuluhan yang sifatnya pencegahan. Keberadaan Bhabinkamtibmas, dapat merangkul masyarakat dan terwujudnya tiha pilar di desa tersebut seperti, TNI, Polri dan Kades yang harus bekerjasama dalam pembangunan desa, sehingga proses pembangunan desa segera bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

Kapolres juga mempersilakan kepada masyarakat maupun perwakilan Kades melakukan penilaian atau memberikan masukan terhadap keberadaan anggota Polri, sehingga ke depannya Polri dengan Bhabinkamtibmas dapat lebih aktif dan melakukan pembenahan dalam menjalankan tugas Kepolisian. (yon)