Akses Jalan Menuju Objek Wisata Kelas Dunia Dikeluhkan

Beginilah kondisi akses jalan utama di menuju Sembalun. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena mengancam keselamatan bagi pengendara atau wisatawan, Rabu, 10 Juli 2019. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Wilayah Kecamatan Sembalun merupakan salah satu tujuan terfavorit bagi para wisatawan. Terutama wisatawan mancanegara. Bahkan Sembalun dapat dikatakan ikon NTB yang terletak di bawah kaki Gunung Rinjani ini menjadi jawara World Halal Tourism Award 2016. Hanya saja, akses jalan menuju objek wisata kelas dunia ini masih keluhkan oleh masyarakat.

Seperti disampaikan Munandar, warga asal Praya Timur Lombok Tengah sangat menyayangkan kondisi jalan di Sembalun yang begitu memprihatinkan. Kondisi badan jalan banyak yang berlubang, bergelombang bahkan di beberapa titik badan jalan tertutup tanah.

Menurutnya, kondisi yang demikian sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan tingkat kunjungan wisatawan. “Kondisi jalan yang buruk dapat menghentikan niat dan langkah wisatawan untuk datang ke Sembalun,” ungkapnya kepada Suara NTB di Pusuk Sembalun, Rabu, 10 Juli 2019.

Munandar mengaku sudah tiga kali datang ke Sembalun yang tidak lain untuk menikmati keindahan dan kecantikan Sembalun. Dari beberapa kunjungannya itu, hampir tidak ada perubahan dan perbaikan yang dilakukan, terutama jalan utama di kawasan Pusuk Sembalun. “Ya jalannya begini saja dulu, ini sangat membahayakan pengunjung saat berkendara. Bahkan jika ban sepeda motor pecah, apakah iya pengunjung itu mendorong kendaraannya puluhan kilometer,” keluhnya.

Hal senada disampaikan Taufan, pengunjung asal Terara, Lotim ini memaklumi jika pemerintah akan melakukan pelebaran jalan khususnya di kawasan Pusuk Sembalun, semestinya harus diperbaiki terlebih dahulu supaya masyarakat yang melintas dapat dengan nyaman dan aman. Kondisi kerusakan cukup parah terjadi pada jalan utama menuju pusat Kecamatan Sembalun serta pada jalan yang banyak tikungannya.

Pantauan Suara NTB, sejumlah pengendara mengalami kesulitan melintas akibat kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Pengendara harus berhati-hati supaya tidak terjatuh dan tidak bersenggolan baik satu arah maupun berlawanan. Jika tidak demikian, maka kemungkinan insiden kecelakaan dapat terjadi. (yon)