Honor Guru Ngaji dan Marbot, Lotim Anggarkan Rp5,9 Miliar

Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy memberikan sambutan pada Safari Ramadhan di Masjid Misbahul Munir Montong Gading, Minggu (12/5) malam. (Suara NTB/Humas Lotim)

Selong (Suara NTB) – Guru mengaji turut menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Pada era kepemimpinan Bupati H. M. Sukiman Azmy dan H. Rumaksi Sjamsuddin ini para guru ngaji ini akan diberikan honor bulanan. Rencana pemberian honor itu Rp 250 ribu per orang dan akan dirapel pemberiannya.

Demikian disampaikan Bupati H. M. Sukiman saat menggelar Safari Ramadhan di Masjid Misbahul Munir Desa Montong Gading Kecamatan Montong Gading, dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1440 H, Minggu, 12 Mei 2019 malam.

Dalam hal ini, pemda telah menganggarkan sebesar total dana sebesar Rp 5,9 miliar untuk honor para guru ngaji, marbot masjid dan para alim ulama se-kabupaten Lotim. Dalam waktu dekat, sebutnya, yakni  menjelang hari raya Idul Fitri, honor yang dijanjikan pemerintah daerah ini akan dibagikan. Pemerintah mengharapkan, honor tersebut bisa dimanfaatkan.

Selain perhatian guru ngaji dan marbot, pemkab Lotim juga memberikan perhatian kepada pembangunan masjid. Dalam setiap gelaran Safari Ramadhan, Bupati menyerahkan langsung bantuan dari pemerintah daerah. Untuk Masjid Misbahul Munir diberikan bantuan sebesar Rp20 juta dan bantuan kitab suci Al Qur’an.

Kesempatan bersilaturahmi dengan warga selama bulan Ramadhan ini dimanfaatkan bupati untuk terus mengajak dan mengimbau agar terus beribadah. Orang nomor satu di Lotim ini mengajak manfaatkan bulan suci Ramadhan dengan sebaik-baiknya dengan mengubah perilaku yang sebelumnya kurang gemar bersedekah menjadi orang yang gemar bersedekah. Perubahan perilaku ini dinilai akan membawa perubahan juga pada diri. Akan tetapi, jika selama puasa tidak ada perubahan, maka termasuk orang yang merugi.

Apapun kebaikan yang dilakukan selama Ramadhan dikatakan semua bernilai ibadah. Minimal tidak melakukan perbuatan haram atau yang akan membatalkan puasa. “Mudahan kita semua termasuk dalam kategori kelompok yang mendapat Rahmat Allah SWT di bulan Ramadhan ini,” ungkap Sukiman. (rus)