5.000 Surat Suara Pemilu 2019 di Lotim Ditemukan Rusak

Proses pelipatan suara suara pemilu dilakukan 448 petugas lipat di Selong, Selasa, 12 Maret 2019. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Jumlah surat suara pemilihan umum (pemilu) yang akan dicoblos 17 April 2019 mendatang di Kabupaten Lotim sebanyak 4,6 juta. Jumlah itu merupakan akumulasi dari 906.094 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dikalikan lima jenis surat suara ditambah 2 persen sebagai cadangan. Semua surat suara tersebut mulai dilipat dengan melibatkan 448 tenaga pelipat di bawah pengawasan aparat kepolisian.

Selasa, 12 Maret 2019 merupakan hari kedua pelipatan. Selama dua hari itu saja sudah ditemukan 5 ribu surat suara rusak.

Menurut Kepala Divisi Sosialisasi dan Hupmas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim, Taharudin, semua kerusakan itu, KPU Lotim akan segera melakukan pleno untuk selanjutnya dilaporkan ke KPU Provinsi dan diteruskan ke pusat untuk dimintakan pergantian ke perusahaan yang mencetak.

Kerusakan sementara, tambahnya, dilihat karena bercak-bercak tinta saat proses pencetakan, atau ada yang rusak seperti tercoblos, sobek dan atau lainnya. Komitmen KPU Lotim, surat suara yang sampai di seluruh tangan pemilih harus yang sempurna tidak ada kerusakan. Bahkan dalam proses pelipatan ini KPU menggunakan alat menimbang dan mengukur berat surat suara.

Sementara insentif bagi petugas pelipat kertas suara pemilu ini, ujarnya, beda-beda. Di mana, kertas suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) Rp100 per lembar, surat suara DPD RI Rp135 per lembar, DPRD Kabupaten/Kota serta Provinsi Rp 150 per lembar. “Beda-beda katanya karena melihat besar kecilnya surat suara,” ucapnya.

Diakuinya, proses pelipatan membutuhkan waktu 10 hari ke depan, karena butuh ketelitian agar tidak ada surat suara yang tidak seharusnya sampai ke tangan pemilih. (rus)