Terkendala Penyerahan SK, Baru 12 CPNS Jalur Kategori II Lakukan Pemberkasan

Sejumlah CPNS yang lulus saat melakukan pemberkasan di BKPSDM Lotim. (Suara NTB/yon)

Advertisement

Selong (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus mempercepat proses pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam tahap pemberkasan ini, tercatat baru 12 CPNS lulus jalur kategori dua (K2) melakukan pemberkasan dari 47 orang yang lulus. Pasalnya, hal tersebut disebabkan terkendalanya dalam penyerahan SK-SK honor/kontrak.

Dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 17 Januari 2019, Kepala Bidang Data dan Formasi pada BKPSDM Lotim, Yulian Ugi Lusianto, menjelaskan, pascapenutupan penyerahan berkas tanggal 15 Januari 2019 lalu, pihaknya langsung melakukan verifikasi. Dari hasil verifikasi itu ditemukan 1 orang yang harus melengkapi berkasnya untuk formasi umum dari 142 orang yang lulus. Sementara untuk formasi eks kategori II, dari 47 yang lulus, tercatat baru 12 orang yang menyerahkan berkas. “Namun sisanya insya Allah selesai besok, (hari ini, red),” terangnya.

Meski batas penyerahan berkas khususnya bagi pelamar yang lulus dari jalur eks K2 lewat, ujarnya, karena yang bersangkutan harus melampirkan SK-SK honor/kontrak sebelumnya. Di mana SK tersebut harus disahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). Sedangkan untuk ijazah atau STTB dan transkrip nilai, diminta foto copy legalisir yang tertandatangani dan setempel basah oleh pejabat yang berwenang sesuai Perka BKN 14 Tahun 2018. “Bagi yang sudah lengkap bisa kita terima, namun bagi belum lengkap tidak bisa kita terima. Namun hari Jumat semua bisa melengkapi dan secepatnya kita serahkan dalam pengusulan NIP,” ujarnya.

Kasubid Formasi dan Pengadaan bidang Data dan Formasi BKPSDM Lotim, Baharudin., SST, menyebutkan 189 peserta yang melakukan pemberkasan. Khusus untuk CPNS eks K2 persyaratannya jauh lebih banyak dibandingkan kategori umum. Sehingga dalam tahap pemberkasan ini diberikan perpanjangan waktu dua sampai tiga hari apabila ada kekurangan berkas dari CPNS yang bersangkutan.

Kalau pengusulan NIP bulan Januari, makanya Terhitung Mulai Tanggal (TMT) pada bulan Ferbruari atau 1 bulan setelah diusulkan dan mulai kerja tergantung dari SPMT (Surat Perintah Menjalankan Tugas). “Begitu SK terbit penetapan SK oleh bupati. Barulah kemudian diberikan lokasi penempatannya,” paparnya. (yon)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.