Jalan Menuju Obyek Wisata Joben yang Ditanami Pisang Ini Prioritas Diperbaiki 2018

Selong (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) angkat bicara menanggapi aksi penanaman pisang di badan jalan yang dilakukan oleh masyarakat di Pringgajurang Utara Kecamatan Montong Gading.

Kepada Suara NTB, Sabtu, 7 Oktober 2017, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Lotim, Dedi Irawan, menjelaskan, pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Montong Gading khususnya dari Pringgajurang Selatan menuju Pringgajurang Utara menuju objek wisata Joben sudah dianggarkan pada tahun 2017 lalu. Namun, pengerjaan jalan ditunda berdasarkan keputusan bupati dikarenakan adanya rencana pelebaran jalan yakni 14 meter dari Montong Baan menuju objek wisata Joben dengan panjang sekitar 12 kilometer.

Untuk itu, katanya, pada tahun 2018 mendatang akan diusulkan kembali untuk dituntas yang saat ini tersisa tinggal 3 kilometer.  “Total ruasnya 7,3 kilometer, namun yang sudah dihotmix 4,3 kilometer. Sehingga sisanya yang belum dihotmix yakni 3 kilometer,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat di Desa Pringgajurang Utara, melakukan aksi tanam pisang dibadan jalan yang mengarah ke objek wisata pemandian Otak Kokok Joben. Aksi dilakukan masyarakat, lantaran jalan tersebut bertahun-tahun tak kunjung mendapat perhatian pemerintah. Terakhir diperbaiki sekitar tahun 2014-2015 lalu dengan terlebih dahulu melakukan protes yang sama, termasuk beberapa kali melakukan hearing di kantor DPRD Lotim.

Dari keluhan masyarakat, jalan yang dinamakan jalan lingkar menuju objek wisata Joben merupakan akses jalan yang sering dilewati oleh masyarakat setempat dalam mengangkut hasil pertanian. Kondisi jalan semakin parah ketika memasuki musim penghujan, pasalnya, badan jalan seketika berubah menjadi saluran irigasi. Untuk melampiaskan kekecewaannya, masyarakat menanam pisang di sepanjang badan jalan. (yon)

  Maulana Syekh Dianugerahi Pahlawan Nasional, Ratusan Jemaah NW Bersalawat di Depan Kantor Bupati Lotim

1 KOMENTAR

  1. Sangat disayangkan PEMDA seharusnya klk sudah dianggarkan pd thn 2017 sudah mestinya dikerjakan kenapa mesti ada alasan pelebaran toh kenyataanya belum terbukti sementara masyarakat PRJU berharap utk segera diperbaiki jln ini sbb yg paling parah jln ini di utara bukan di selatan…sangat disayangkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here