Menteri PPPA Resmikan Puspada Mandalika

0
2
Menteri PPPA Gusti Ayu Bintang Darmawati, bersama Ketua TP PKK Loteng, Bq. Hj. Irma Budiani Suhaili, menggunting pita tanda diresmikannya fasilitas Puspaga Mandalika, Kamis, 20 Februari 2020. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlinduangan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si., mengapresiasi dan mendukung upaya keras Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) untuk bisa menjadi kabupaten layak anak. Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemkab Loteng sejauh ini sudah tepat. Tinggal dimaksimalkan kembali, supaya paling tidak tahun depan Loteng sudah bisa ditetapkan sebagai kabupaten layak anak.

Saat meresmikan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Mandalika, Menteri PPPA mengatakan, ada 24 indikator yang harus dipenuhi untuk bisa ditetapkan sebagai kabupaten layak anak. Salah satunya harus memiliki Puspaga. “Dengan keberadaan Puspaga Mandalika ini, Loteng sudah bisa memenuhi salah satu indikator kabupaten layak anak,” terangnya.

Di NTB, ujarnya, baru dua kabupaten yang sudah memiliki Puspaga. Selain Loteng, Kabupaten Dompu sudah terlebih dahulu memiliki Puspaga. Dan, keberadaan Puspaga Mandalika diharapkan bisa menginspirasi kabupaten/kota lainnya di NTB, untuk bisa juga bisa membentuk Puspaga.

Ke depan lanjut Bintang, Puspaga tidak hanya di tingkat kabupaten saja. Tetapi bisa diimplementasikan hingga ke tingkat kecamatan. “Setelah puspaga tingkat kabupaten terbentuk, kita berharap bisa diperluas lagi ke tingkat kecamatan,” lanjutnya.

Selain Puspaga Mandalika, Loteng juga sudah memiliki modal sebagai kabupaten layak anak dengan telah ditandatanganinya pakta integritas oleh semua kepala desa di daerah ini untuk mendukung desa layak anak. “Harapannya kita Puspaga tidak hanya aktif saat di-launching saja. Tetapi harus terus dibina supaya bisa berkembang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlinduangan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Loteng, Drs. H. Mulyardi Yunus mengatakan, untuk bisa ditetapkan sebagai kabupaten layak anak memang harus bisa memenuhi 24 indikator. Yang dijabatkan dalam 800 kriteria.

  ACT – MRI Lakukan Aksi Bersih di Pantai Seger

Di mana saat ini, Loteng sudah bisa memenuhi sekitar setengah dari kriteria yang diminta tersebut. pihaknya pun menargetkan pada tahun ini, kriteria yang belum terpenuhi bisa dipenuhi. Dengan begitu, tahun depan Loteng sudah bisa diusulkan sebagai kabupaten layak anak.

Terkait Puspaga Mandalika, Mulyardi mengatakan, itu juga salah satu indikator penilaian untuk bisa menjadi kabupaten layak anak. Dalam pembentukan Puspaga Mandalika tersebut pihaknya menggandeng Perpustakaan Daerah sebagai mitra. Karena dari beberapa kriteria pembentukan Puspaga, sudah ada di Perpustakaan Daerah.

Kepala Dinas Perpustakan dan Arsip Daerah Loteng, L. Rinjani menambahkan, ada banyak kegiatan yang dilakukan di Puspaga Mandalika. Selain kegiatan-kegiatan konseling bagi orang tua dan anak-anak. Juga ada kegiatan lain seperti kursus bahasa Inggris serta kursus menggambar bagi siswa di daerah ini. “Jadi memang di Puspada Mandalika ini banyak kegiatan yang dilaksanakan. Sehingga benar-benar menjadi pusat pembelajaran keluarga,” pungkasnya. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here