Beranda Lombok Tengah Seleksi CPNS Loteng, Pelaksanaan TKD Ditargetkan 13 Hari

Seleksi CPNS Loteng, Pelaksanaan TKD Ditargetkan 13 Hari

H.M. Nazili (Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Panitia seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) saat ini tengah fokus mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Dasar (TKD). Mengingat banyaknya pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi yang mencapai hingga 15 ribu peserta, panitia seleksi menargetkan pelaksanaan TKD selama 13 hari.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng, H.M. Nazili, S.IP., kepada Suara NTB, Sabtu, 11 Januari 2020. “Untuk jadwal pelaksanaan TKD-nya sendiri masih kita koordinasi dengan pemerintah pusat. Karena ini berkaitan dengan distribusi soal,” terangnya.

Baca juga:  SKD CPNS Sumbawa Mulai 30 Januari

Tapi yang jelas, pemerintah pusat sudah memberikan batasan waktu pelaksanaan TKD mulai tanggal 27 Januari sampai tanggal 28 Februari. Untuk lokasi pelaksanaan TKD, sudah diputuskan di SMK Negeri 1 Praya Tengah. Dipilihnya lokasi SMKN  1 Praya Tengah yang berada di Kelurahan Jontlak ini, karena panitia seleksi pusat sudah melakukan assesment dan dinyatakan layak.

Selain itu, tambahnya, panitia seleksi sudah menyiapkan sebanyak 250 perangkat komputer. Di mana, pelaksanaan TKD akan dibagi dalam lima sampai 6 kelompok dalam sehari, sehingga dalam sehari target paling tidak ada 1.250 peserta yang mengikuti ujian.

Baca juga:  Persiapkan Tes CPNS, PLN Selong Prioritaskan Ketersediaan Listrik

Panitia, lanjut Nazili, tengah berupaya untuk bisa menambah perangkat komputer supaya bisa mencapai paling tidak 300 komputer supaya pelaksanaan TKD bisa lebih cepat. Tetapi kalau tidak bisa, tetap akan memaksimalkan fasilitas yang sudah tersedia.

Pelaksanaan TKD, tambahnya, dilakukan secara terbuka dan transparan. Nantinya, panitia akan menyiapkan layak pengumuman langsung di lokasi ujian, sehingga begitu selesai melaksanakan ujian, peserta sudah bisa mengetahui hasil dan peringkatnya serta tidak ada lagi yang ditutup-tutupi.

Baca juga:  Calon PPPK di KSB Masih Kantongi SK Honorer

“Begitu selesai mengikuti ujian, peserta sudah tahu hasil serta peringkatnya. Apakah lolos atau tidak, langsung bisa dilihat di lokasi ujian. Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi. Dan, semua orang bisa mengakses pengumuman tersebut langsung di lokasi ujian,” tandasnya. (kir)