Kebutuhan Air Bersih Sirkuit MotoGP Diambilkan dari Bendungan Pengga

Ilustrasi Air (Suara NTB/pexels)

Advertisement

Praya (Suara NTB) – Pemerintah pusat pada tahun 2020 mendatang akan membangun Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) khusus untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk sirkuit MotoGP Mandalika. Di mana untuk kebutuhan air bakunya akan diambil dari Bendungan Pengga. Demikian diungkapkan Direktur Teknik PDAM Praya, L. Sukemi Adiantara, kepada Suara NTB, Jumat,  6 Desember 2019.

Ia menjelaskan, kapasitasi produksi SPAM Pengga itu nantinya ditargetkan sebesar 200 liter per detik, sehingga mampu memenuhi kebutuhan air bersih khusus untuk kawasan sirkuit MotoGP Mandalika. “Total kebutuhan air bersihnya sekitar 300 liter per detik. Tapi itukan secara bertahap. Untuk tahap awal akan disiapkan 200 liter per detik terlebih dahulu,” sebutnya.

Direktur Teknik PDAM Praya, L. Sukemi Adiantara (Suara NTB/kir)

Seluruh pembiayaan pembangunan SPAM Pengga ditanggung oleh pemerintah pusat. Termasuk anggaran penyusunan FS serta Detail Engineering Design (DED) SPAM Pengga. PDAM Praya dalam hal ini terima jadi dan akan diserahkan tanggung jawab untuk pengelolaannya.

“Jadi pusat yang akan membangun seluruh fasilitas penunjang SPAM Pengga tersebut sampai jadi. Kita sebagai pengelola nantinya,” tambah Sukemi.

Saat ini persetujuan pembangunan SPAM Pengga tersebut sudah ada. Tinggal ditindaklanjuti dengan penyusunan FS serta DED dan diharapkan tahun 2020 mendatang proses pembangunan SPAM Pengga sudah tuntas. Terlebih tujuan dibangunnya SPAM Pengga untuk mendukung gelaran MotoGP. Karena event MotoGP tidak setiap hari, SPAM Pengga tetap akan dioperasikan untuk melayani masyarakat di lingkar kawasan Mandalika. Bahkan bisa juga untuk men-support kebutuhan air bersih di kawasan Pelabuhan Teluk Awang.

“Tujuan dibangunnya SPAM Pengga ini memang untuk komersial (MotoGp). Tapi bisa juga mengemban fungsi-fungsi sosial, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat berpenghasilan rendah,” tandasnya. (kir)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.