Terminal Kedatangan Dipenuhi Sampah, Begini Tanggapan General Manager PT. AP I LIA

Lombok International Airport

Praya (Suara NTB) –  Jajaran manajemen PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) menegaskan komitmen untuk terus berbenah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa bandara. Berbagai kritik yang masuk pun bakal jadi pendorong semangat untuk terus lebih maju.

Demikian ditegaskan General Manager PT. AP I LIA, Nugroho Jati, Selasa,  8 Oktober 2019.  Dalam beberapa hari terakhir, jajaran PT. AP I LIA memang menjadi sorotan, menyusul beredarnya video terkait kondisi terminal kedatangan yang dipenuhi sampah.

Bahkan, manajemen PT. AP I LIA sempat mendapat teguran dari Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, MPd., terkait persoalan tersebut. Namun menurut Nugroho Jati, itu semua merupakan bagian dari kritik membangun bagi jajarannya.

Ia pun memastikan, persoalan sampah yang ramai diperbincangkan tersebut sudah ditangani langsung pada saat itu juga. Dan, video sampah di terminal LIA kemungkinan diambil sebelum sampah dibersihkan oleh petugas kebersihan. “Kalau soal sampah, semua sudah ditangani. Karena memang, sampah di bandara khususnya di terminal bandara

itu memang dibersihkan secara berkala setiap 15 menit,” ungkapnya.

Jati mengatakan, terkait penanganan sampah sudah SOP-nya. Kemungkinan oleh petugas, sampah tidak ditangani langsung, karena menunggu kondisi di area penjemputan sepi terlebih. Mengingat, saat itu penjemput sedang ramai-ramainya. “Sampah yang banyak ini di sekitar area penjemputan. Jadi petugas terkadang tidak langsung mengangkut sampah yang ada. Karena menunggu penjemput sepi terlebih dahulu,” terangnya.

Pihaknya berharap, masyarakat juga diharapkan bisa membantu menjaga kebersihan area bandara dengan membuang sampah pada tempatnya. Karena soal penanganan sampah, pihaknya sudah maksimal dan tinggal kesadaran masyarakat yang masih harus ditingkatkan.

Karena bagaimanapun keras upaya yang dilakukan pihaknya dalam menangani sampah, tidak akan bisa maksimal tanpa dukungan masyarakat. “Bandara inikan milik kita bersama. Jadi mari kita jaga bersama pula. Termasuk soal kebersihannya,” harapnya.

Pihaknya selama ini tidak pernah melarang masyarakat untuk datang ke bandara. Tapi masyarakat juga harus sama-sama peduli dengan turut menjaga kebersihan di area bandara, terutama di area terminal bandara yang menjadi wajah daerah. (kir)