Lewat Program BSPS, Kementerian PUPR Perbaiki 1.169 Rumah Tidak Layak Huni di Lombok Tengah

Pemasangan papan peneng di rumah yang sudah mendapat bantuan di Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR,  Dr. Ir. H. Khalawi Abdul Hamid, MSC. MM, Sabtu, 21 September 2019.

Praya (suarantb.com) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan dalam melaksanakan program padat karya perumahan swadaya menyerahkan secara simbolis Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).  Ditandai dengan pemasangan papan peneng di rumah yang sudah mendapat bantuan di Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah oleh Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR,  Dr. Ir. H. Khalawi Abdul Hamid, MSC. MM, Sabtu, 21 September 2019.

Dalam Sambutannya, Khalawi mengatakan bahwa program BSPS ini bersifat sebagai stimulan atau pengungkit masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan ini membutuhkan dukungan keswadayaan dari penerima bantuan. Keswadayaan dapat berbentuk tabungan uang, hasil ternak atau panen, bahan bangunan maupun dalam bentuk tenaga kerja dan gotong royong dengan lingkungan sekitar.

Rumah swadaya adalah rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat. Dalam rangka mendukung pencapaian sasaran bidang perumahan dalam RPJMN 2015-2019, subbidang perumahan swadaya memiliki target untuk melaksanakan 250.000 unit pembangunan baru rumah swadaya dan 1,5 juta unit peningkatan kualitas rumah swadaya.

Kunjungan Kerja Ditjen Penyediaan Perumahan PU PR di Desa Batujai - Lombok Tengah

Penyelenggaraan BSPS di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Tahun 2019 sebanyak 4.713 unit. Sedangkan penyelenggaraan BSPS di Kabupaten Lombok Tengah pada tahun 2019 ini alokasinya sebanyak 1.169 unit, yang tersebar di 11 kecamatan dan 40 desa.

Sebagai informasi, perlu ditegaskan bahwa dalam penyelenggaraan BSPS ini tidak adanya pungutan biaya. Besaran bantuan stimulan rumah swadaya untuk kegiatan peningkatan kualitas adalah Rp 17.500.000,- yang terdiri dari Rp 15.000.000,- untuk bahan bangunan dan Rp 2.500.000,- untuk upah tukang sedangkan untuk kegiatan pembangunan baru adalah Rp. 35.000.000,- yang terdiri dari Rp 30.000.000,- untuk bahan bangunan dan Rp 5.000.000,- untuk upah tukang.

Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri S. IP., mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR,  Dr. Ir. H. Khalawi Abdul Hamid, MSC. MM. Kehadirannya sebagai  bentuk perhatian pemerintah terhadap semua masyarakat yang ada di kabupaten Lombok Tengah.  Perhatian ini tentu menjadi pemicu semangat untuk menjaga bersama apa yang telah dibangun oleh pemerintah.

“Dibangun saja kita diperhatikan. Setelah dibangun didatangi lagi, ini menjadi pemicu semangat kita untuk kita menjaga rumah yang pernah dibangun, kemudian yang kurang tentu harus diperbaiki, ” katanya.

Bantuan stimulan  pemerintah ini,  kata Pathul sangat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Lombok Tengah.  Ia mengatakan perhatian pemerintah cukup besar.

Salah satu penerima bantuan,  Syaifuddin sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah, “Awalnya rumah saya kayu dengan dinding pagar, Alhamdulillah sekarang udah lebih kokoh, ” ucap Syaifuddin. (*)