Tak Pasang Bendera,  Sekolah dan Pemilik Tempat Usaha Siap-siap Dirazia

Sekda Loteng,  H. M.  Nursiah (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mengingatkan kepada semua sekolah serta pemilik usaha khususnya yang berada di pinggir jalan raya agar memasang bendera dan umbul-umbul. Pemasangan ini untuk menyemarakkan HUT RI tahun ini. Jika tetap membandel, maka sekolah dan tempat usaha tersebut siap-siap dirazia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Loteng.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah (Loteng) H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., Selasa,  6 Agustus 2019 mengatakan, pemerintah daerah sudah membuat edaran kepada sekolah, pemilik tempat usaha serta perkantoran yang berada di pinggir jalan agar memasang minimal bendera, supaya perayaan HUT RI tampak lebih semarak.

“Tapi kalau edaran kita tidak diindahkan, saya minta Pol PP untuk merazia sekolah atau tempat usaha tersebut. Bila perlu langsung datangi kepala sekolah maupun pimpinan ataupun pemilik usaha tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, menyinggung peringatan HUT RI tahun ini, Nursiah menegaskan tetap akan dipusatkan di Lapangan Muhajirin. Namun bedanya pada tahun ini seluruh peserta upacara bendara, baik itu pengibaran maupun penurunan bendera diharuskan menggunakan pakai adat khas asal daerahnya masing-masing.

Misalnya yang asal Loteng menggunakan pakaian adat Sasak. Kemudian yang asal Sumbawa, Bima, Jawa dan daerah lainnya juga menggunakan pakaian adatnya masing-masing. Hal itu untuk menunjukkan betapa beragamnya masyarakat di daerah ini, bukan hanya suku Sasak saja, tapi ada suku-suku yang lain, termasuk dari keluarga keturunan.

“Tema perayaan HUT RI ini tahun ini keberagaman nusantara. Dan, itu coba kita tunjukkan dengan penggunaan pakai adat dari masing-masing daerah. Hanya pakaian pasukan pengibaran bendera (paskibraka) saja yang tetap menggunakan pakaian resmi,’’ ujarnya.

Untuk kegiatan lomba-lomba, hanya dua mata lomba yang akan dilaksanakan, yakni lomba gerak jalan dan drum band pelajar saja. Karena kegiatan lomba-lomba lainnya, nanti akan digelar pada saat perayaan HUT Loteng. “Perayaan HUT Loteng sudah mulai digelar pada bulan September. Jadi untuk kegiatan lomba akan lebih banyak pada perayaan HUT Loteng. Sedangkan pada perayaan HUT RI, tidak terlalu banyak kegiatan yang akan digelar,”  ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Loteng ini. (kir)