Distribusi Logistik Pemilu Dikawal Aparat Bersenjata Lengkap

Aparat kepolisian dan TNI mengawal ketat distribusi logistik pemilu di Loteng, Senin,  15 April 2019. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah (Loteng), Senin,  15 April 2019 mulai mendistribusikan logistik Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019. Distribusi logistik dilakukan di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian dan TNI bersenjata lengkap. Hal itu untuk memastikan logistik pemilu bisa sampai dengan aman dan lancar.

Ketua KPU Loteng, Ahmad Fuad Fahrudin, kepada Suara NTB, mengatakan untuk mendistribusikan logistik pemilu, pihaknya mengerahkan sebanyak 37 armada. Di mana masing-masing armada dikawal oleh dua personel kepolisian dan satu anggota TNI bersenjata lengkap. “Kita ingin pastikan logistik pemilu sampai ke tujuan dengan aman tanpa ada gangguan. Jadi personel yang mengawal kita perbanyak,” ujarnya.

Distribusi logistik suara sendiri ditargetkan dilaksanakan dua hari sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Karena memang, sesuai regulasi yang ada sehari sebelum pencoblosan seluruh logistik pemilu sudah sampai ke PPS di desa dan dilanjutkan ke masing-masing TPS.

Ia pun mengaku optimis seluruh logistik pemilu sampai tepat waktu. Mengingat, jika dilihat dari jarak tempuh tidak ada yang terlalu jauh. Jadi dalam sehari setengah dari total logistik pemilu sudah sampai ke PPS. “Jarak PPS yang paling jauh hanya 33 km. Jadi tidak terlalu jauh. Dan, akses jalanya juga sudah bagus seluruhnya,” sebut Fuad.

Disinggung logistik pemilu, Fuad menegaskan sudah tidak ada persoalan. Surat surat pengganti yang rusak juga sudah diterima seluruhnya. Termasuk kekurangan surat suara yang ada. Jadi untuk surat suara tidak perlu khawatir. Dari sisi jumlah, semua sudah lengkap.

Sebelumnya, Dandim 1620/ Loteng, Letkol. CZI Prastiwanto, mengatakan TNI menerjunkan sebanyak 36 personel bersenjata lengkap untuk mengawal distribusi logistik pemilu bersama-sama dengan aparat kepolisian. Dengan keberadaan aparat keamanan tersebut diharapkan proses distribusi logistik pemilu bisa berjalan aman. (kir)