ACT – MRI Lakukan Aksi Bersih di Pantai Seger

Selain aksi bersih pantai, ACT – MRI juga mendirikan posko kebersihan di Pantai Seger, Lombok Tengah. (Suara NTB/ist_act)

Praya (Suara NTB) – Agenda tahunan Festival Bau Nyale di Lombok Tengah mengundang animo turis domestik maupun internasional. Acara yang dimulai sejak Minggu (17/2) sampai Senin (25/2) itu terdiri dari rangkaian sub acara, antara lain lomba selancar, lomba foto, peresean dan Mandalika Fashion Carnival. Puncak acara Minggu (24/2) – Senin (25/2) juga dimeriahkan oleh sejumlah penyanyi ibu kota.

Sayangnya, setelah hingar bingar acara besar, masalah klasik dan krusial selalu muncul, yaitu sampah. Tidak dipungkiri banyak sampah yang berserakan di sekitar lokasi acara. Ada yang berupa sampah plastik, styrofoam, bahkan sampah kertas.

Melihat keadaan itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lombok berinisiatif ikut andil mengatasi masalah sampah itu. ACT-MRI melakukan aksi bersih pantai sepanjang Pantai Seger yang menjadi lokasi utama perhelatan acara tersebut. Di sana, ACT-MRI juga membuka posko kebersihan.

“Ini kali kedua kita aksi di acara yang sama. Kita melakukan bersih pantai selama acara puncak berlangsung,” papar Koordinator Robby Radianto selaku Aksi Kebersihan. Robby tidak sendiri, ia dibantu sembilan orang relawan lainnya.

Relawan MRI-ACT juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan pantai dan membuang sampah di tempat sampah yang telah di persiapkan. Selain itu, para relawan juga menyediakan kantong sampah gratis yang bisa diambil di beberapa titik yang telah dipersiapkan.

“Para relawan merasa prihatin dengan keadaan sekitaran Pantai Seger selepas event tersebut. Menumpuknya sampah di beberapa titik membuat para relawan termotivasi melakukan aksi bersih pantai. Kegiatan ini akan agendakan setiap tahun  saat event yang sama berlangsung,” jelas Robby. (act/*)