Kasus Dana Marbot, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Kasat Reskrim Polres Loteng,  Rafles P. Girsang (Suara NTB/kir)

Advertisement

Praya (Suara NTB) – Polres Lombok Tengah (Loteng) diyakini sudah mengantongi calon tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana insentif marbot masjid di Kecamatan Praya Barat Daya. Penetapan tersangka pun kini hanya menunggu waktu saja. Polisi tinggal melengkapi beberapa keterangan tambahan saja, sebelum kemudian menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“(Penetapan tersangka) belum. Mudahan minggu depan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P. Girsang, SIK., saat dikonfirmasi Suara NTB, Senin,  4 Februari 2019.

Ia mengatakan, pihaknya masih membutuhkan tambahan pernyataan dari para saksi dalam kasus tersebut. Terutama dari para marbot masjid yang dananya diduga diselewengkan. Baru setelah itu, berkas dinyatakan lengkap dan penetapan tersangka sudah bisa dilakukan. “Jadi masih ada pernyataan yang belum (lengkap),” terangnya.

Untuk itu, pihak kepolisian masih perlu memeriksa beberapa saksi tambahan lagi. Mengingat, dalam kasus tersebut tidak semua dari sekitar 86 marbot masjid dana insentifnya diduga diselewengkan yang dijadikan saksi dan dimintai keterangannya secara langsung. Pihaknya hanya memeriksa sekitar 50 orang saja dan sisanya tidak dimintai keterangan, tapi hanya membuat dan menandatangani surat penyataan saja. ‘’Itulah yang belum seluruhnya lengkap. Tapi kalau semua sudah lengkap, kita segera tetapkan tersangka,’’ tegasnya.

Sebelumnya, Rafles mengatakan, untuk tersangka kemungkinan hanya satu orang saja. Namun siapa, ia masih belum mengungkapkan. Untuk barang bukti, Polres Loteng sudah menyita uang sebesar Rp 11,8 juta dari para marbot. Uang itu merupakan uang pengembalian dana dari oknum camat ke para marbot begitu kasus tersebut mencuat dari sekitar Rp91,8 juta dana marbot yang diduga diselewengkan. (kir)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.