Dinilai Tak Serius Perjuangkan Dam Mujur, Ini Tanggapan Pemkab Loteng

Sekda Loteng,  H. M. Nursiah (Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), H.M.Nursiah, S.Sos.M.Si., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan terbangunnya Dam Mujur. Tim Percepatan Pembangunan Dam Mujur sudah terbentuk dan sudah mulai bekerja mempersiapkan semua langkah-langkah yang dibutuhkan guna mewujudkan terbangunnya Dam Mujur tersebut.

“Soal komitmen tidak perlu dipertanyakan. Pemerintah daerah sangat serius dan secara konsisten akan terus mengawal dan memperjuangkan terbangunnanya Dam Mujur,” jawabnya menanggapi isu ketidakseriusan Pemkab Loteng dalam memperjuangkan pembangunan Dam Mujur.

Hanya saja, karena urusan pembangunan Dam Mujur kewenangannya ada di tangan pemerintah pusat, maka jadi tidaknya pembangunan dam sangat tergantung dari kebijakan pemerintah pusat. Pemerintah daerah dalam hal ini hanya bisa memperjuangkan bagaimana agar Dam Mujur bisa terbangun.

Dalam hal ini pemerintah daerah tentu tidak bisa sendiri. Dukungan dari semua elemen sangat diharapkan, termasuk dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Loteng. Karena DPRD merupakan bagian dari pemerintah daerah dan harus mendukung penuh perjuangan untuk bisa mewujudkan pembangunan Dam Mujur.

Soal langkah konkrit yang dilakukan, Nursiah mengaku masih pada tataran sosialisasi kepada masyarakat yang akan terkena dampak pembangunan Dam Mujur. Kalau urusan persiapan anggaran untuk pembebasan lahan, sampai sejauh ini belum dilakukan, karena sampai sejauh ini belum ada kejelasan soal porsi tanggung jawab masing-masing pihak dalam proses pembebasan lahan.

“Pemerintah pusat akan mengambil porsi berapa. Begitu pula pemerintah provinsi dan kabupaten, kebagian porsi berapa dalam pembebasan lahan, itu yang belum jelas. Sehingga kami di daerah juga belum bisa menentukan sikap, soal alokasi anggara pembebasan lahanya,” jelasnya. (kir)