Warga Kateng Tewas Tersengat Listrik

Praya (Suara NTB) – Nasib naas dialami Muhammad Ali alias Mamiq Hapis, warga Desa Kateng Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah (Loteng). Jumat, 20 Januari 2017 pagi, buruh bangunan ini tewas tersengat listrik saat sedang mengambil peralatan yang tertinggal di atas rumah tempatnya bekerja. Oleh pihak keluarga, korban langsung dimakamkan sore itu juga.

Menurut saksi mata, L. Sibawaeh, warga setempat, kejadian itu sendiri berlangsung sekitar pukul 09.30 Wita. Kala itu, korban memang sedang libur bekerja, karena hari Jumat. Tapi lantaran ada peralatan yang tertinggal di atap rumah tempatnya bekerja, korban lantas naik ke atap rumah.

Baca juga:  5000 KK di NTB Belum Tersentuh Listrik

Setelah berhasil mengambil peralatan yang tertinggal, korban kemudian turun. Namun lantaran kurang berhati-hati, kepala korban justru menyentuh kabel listrik yang berada tepat di atas kepalanya. Seketika itu juga tubuh korban pun gemetar.

Baca juga:  Tak Hiraukan Peringatan, Bule Turki Tewas Tenggelam di Lombok Utara

Adapun warga yang melihat kejadian tak kuasa membantu. Selain karena posisi korban yang berada di ketinggian, warga juga khawatir ikut jadi korban. Pasalnya, tubuh korban seolah lengket dengan kabel listrik, sehingga warga kemudian memanggil petugas PLN terdekat.

Baca juga:  Mimpi Besar Gubernur, Anak NTB Harus Mampu Ciptakan Kendaraan Listrik

Beberapa saat kemudian petugas PLN datang dan langsung berusaha membantu korban. Namun apes, korban sudah meninggal. Tubuh korban kemudian berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka. “Memang korban tidak ada niat mau bekerja. Karena sedang libur,” ungkapnya.

Pihak keluarga korban menyatakan menerima musibah ini dan memutuskan langsung memakamkan korban pada Jumat sorenya. (kir)