Diperkirakan Capai Rp 1,3 Miliar, Anggaran Perayaan Tahun Baru di Loteng Dipertanyakan

Advertisement

Praya (Suara NTB) – Perayaan pergantian tahun yang digelar Pemkab Lombok Tengah (Loteng) beberapa waktu lalu masih meninggalkan persoalan, karena sumber anggarannya tidak jelas. Kalangan DPRD Loteng pun mulai mempertanyakan anggaran. Terlebih, anggaran perayaan tahun baru disebut-sebut cukup besar mencapai Rp 1,3 miliar.

Untuk mengklarifikasi persoalan ini, DPRD Loteng berencana memanggil pihak eksekutif untuk menjelaskan asal muasal anggaran. “Kamis besok kita akan panggil eksekutif dan pihak terkait lainnya soal anggaran perayaan tahun baru kemarin,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Loteng, M. Samsul Qomar, Senin, 9 Januari 2017.

Ia menjelaskan, pihaknya merapa perlu melakukan klarifikasi terkait anggaran perayaan tahun baru, karena masyarakat juga mempertanyakan sumber anggaran. “Jadi masyarakat juga banyak yang bertanya-tanya dari mana sumber anggaran perayaan tahun baru tersebut. Jadi perlu kita klarifikasi ke pemerintah daerah. Supaya jelas dan tidak lagi jadi pertanyaan masyarakat,” tegasnya.

Diakuinya, dari informasi yang diperoleh, ada beberapa pihak yang ikut menyumbang anggaran untuk perayaan tahun baru. Termasuk ITDC dan beberapa sponsor lainnya. Namun apakah mungkin, semua anggaran yang cukup besar itu bersumber dari sponsor, sehingga perlu ada klarifikasi.

Pasalnya, pada APBD Loteng tidak ada anggaran untuk perayaan tahun baru dan tidak diperbolehkan secara aturan. “Jangan sampai karena acara perayaan tahun barunya mendatangkan pesulap (Master Limbad,red), anggaran perayaannya justru ikut disulap,” ujar Samsul Qomar.

Kalau memang anggaran bersumber dari pihak ketiga, aturannya juga ada. Tidak bisa sembarangan pemerintah daerah menerima sumbangan dari pihak ketiga. Dalam hal ini sponsor baik melalui perusahaan maupun personal.

Sebelumnya, Sekda Loteng, H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., sempat melontarkan kalau perayaan tahun baru terselengara atas dukungan pihak ketiga. Pemerinah daerah dalam hal ini hanya membantu memfasilitasi tempat dan lokasi. Termasuk fasilitas pendukung lainnya. Persoalan anggaran perayaan, dukungan dari sponsor kegiatan. (kir)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.