Akses Jalan Kabupaten di Sekotong Tak Kunjung Diperbaiki

Akses jalan kabupaten di Dusun Lendangre-Longlongan yang menghubungkan Desa Sekotong Tengah dengan Kedaro ini tak kunjung diperbaiki. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Warga mendesak agar Pemda Lombok Barat (Lobar) dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera memperbaiki ruas jalan penghubung antara Desa Sekotong Tengah dengan Kedaro yang persis berada di Dusun Lendangre – Longlongan Desa Sekotong Tengah. Pasalnya sejak  mengalami kerusakan akibat longsor setahun lalu, jalan ini belum juga diperbaiki. Warga secara swadaya membuatkan talud, akan tetapi rusak lagi.

Kondisi kerusakan jalan semakin parah menyusul hujan yang melanda dua bulan lalu. Akibat sebagian besar badan jalan terkena longsor dan mengganggu warga yang beraktivitas baik ekonomi, ke sekolah dan pelayanan kesehatan. Tokoh Pemuda Dusun Longlongan, Jafar Idrus, Rabu, 18 Maret 2020 mengatakan, jalur ini merupakan jalan utama bagi warga lima Dusun Sekotong Tengah dan juga jalan penghubung antar desa ke Desa Kedaro.

Baca juga:  Jalan Provinsi Dekat Rumah Wabup Bima Ditanami Pisang

Jalan ini berada pas di tanjakan, sehingga pengendara tidak bisa berpapasan di jalan tersebut. Selain hampir putus, di sepanjang jalan juga terdapat banyak kerikil yang begitu membahayakan pengendara motor.  Jalan ini juga, tambahnya, membutuhkan saluran agar ketika hujan air tidak naik ke permukaan jalan.  Kades Sekotong Tengah L Sarappudin mengatakan, jalan ini sebelumnya sudah diperbaiki, namun rusak lagi.

Baca juga:  Parah, Jalur Utama di Desa Obel-Obel Memprihatinkan

Hanya kerusakan terakhir belum dilaporkan dan usulkan oleh kepala dusun. Jalan ini panjangnya 2 kilometer lebih. Kondisinya parah persis di Tebing Dusun Lendang Re. Akibat dilanda hujan, jalan ini longsor tahun lalu. Diperparah lagi awal tahun ini intensitas hujan tinggi, dipicu kondisi tanah yang labil mengakibatkan longsor semakin melebar hingga badan jalan nyaris putus.

Baca juga:  PJU dan Jalan Rusak Banyak Dikeluhkan Warga

Menanggapi keluhan warga ini, Sekda Lobar Dr. H. Baehaqi langsung menginformasikan ke Dinas PUPR dan Bappeda agar masuk penanganan tahun 2021. “Saya sudah koordinasi dengan PU dan Bappeda agar masukkan di RKPD 2021. Desa Juga segera usulkan. Nanti kita back up,” ujar mantan Kepala Bappeda ini.  (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × 5 =