Pelindo III Perketat Pengecekan Penumpang Kapal Pesiar

0
2
Wisatawan saat turun dari kapal pesiar di Pelabuhan Gili Mas Lembar, Kamis, 20 Februari 2020. Sebelum turun, pihak Pelindo bersama KKP mengecek dengan ketat kesehatan wisatawan. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Dampak penyebaran Virus Corona yang kian meluas hingga ke puluhan negara, dikhawatirkan berdampak terhadap kunjungan (kedatangan) kapal pesiar ke Lombok-NTB.  Sebab seperti di negara lain, kapal pesiar yang singgah dievakuasi penumpangnya dan dikarantina, karena terindikasi terpapar virus tersebut.

‘’Sebagai langkah cegah terhadap virus ini, pihak Pelindo III Lembar pun bersama semua unsur, termasuk KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) memperketat pengecekan terhadap penumpang dan ABK. Sejauh ini, 10 kapal pesiar yang singgah selama uji coba di Pelabuhan Gili Mas aman dari virus Corona,’’ klaim General Manager Pelindo III Lembar, Baharudin, Jumat, 21 Februari 2020.

Diakuinya, menyebarnya virus Corona ini akan mempengaruhi kedatangan kapal pesiar yang sudah masuk daftar tunggu (waiting list), khususnya daftar tunggu kedatangan bulan Maret. “Kemungkinan penyebaran virus ini mempengaruhi terhadap kedatangan kapal pesiar, tapi mudah-mudahan tidak terjadi lah,” tegas dia.

Di samping menerima kapal pesiar, tambahnya, pihaknya harus memastikan tidak ada penyebaran virus ini yang dibawa oleh penumpang maupun ABK kapal pesiar. Untuk itu, pihaknya tetap fokus melakukan pencegahan dengan berkoordinasi dengan KKP untuk memastikan penumpang kapal pesiar aman dari virus Corona.

Dijelaskan sejak merebak virus tersebut, pihaknya bersama KKP dan unsur terkait lainnya meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pemeriksaan. Termasuk untuk pemeriksaan kapal pesiar Vasco Da Gama yang singgah, Kamis, 20 Februari 2020.

Koordinator KKP Wilker Lembar Ketut Sulastra mengatakan kapal pesiar Vasco Da Gama membawa sekitar 947 penumpang dan 552 ABK dan kru kapal. Pemeriksaan terhadap kapal, penumpang dan ABK pun tetap dilakukan sesuai SOP. Hasil pemeriksaan tersebut, semua penumpang kapal pesiar dinyatakan tidak ada yang sakit. Sebab sebelumnya, kapal ini bertolak dari Benoa Bali. Semua penumpang dan ABK sudah diterbitkan kartu kewaspadaan dan dilakukan thermo scanner. (her) 

  23 Gili di Sekotong Milik Pribadi, Pemkab Lobar Kesulitan Lakukan Penataan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 2 =