Kapal Pesiar MV Aida Vita Bawa 1.212 Wisatawan ke Lombok

Kedatangan wisatawan kapal pesiar disambut gendang beleq di Pelabuhan Gili Mas Lembar, Senin, 27 Januari 2020. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Kapal Pesiar Aida Vita yang mengangkut 1.212 wisatawan dengan 405 kru kembali singgah di Pelabuhan Gili Mas Lembar Lombok Barat (Lobar), Senin, 27 Januari 2020. Ribuan wisatawan ini keliling selama setengah hari mengunjungi sejumlah kawasan wisata yang ada di daerah Lombok seperti Lobar, Mataram, Lombok Utara dan Lombok Tengah.

GM Pelindo III Lembar, Baharudin mengatakan kapal pesiar kapal pesiar MV Aida Vita ini memuat 1.212 wisatawan, namun yang turun sekitar 915 orang lebih. Setelah dari Lembar, kapal ini akan bertolak ke Bali. “Kapal ini yang kedua datang ke Gili Mas di awal tahun ini,” kata dia.
Rute yang dituju oleh wisatawan, ujarnya, biasanya ke Sekotong, Narmada dan Mataram. Untuk penataan kawasan termasuk jalan, terminal penumpang sebentar lagi selesai. Saat ini, tambahnya, terminal dalam proses finishing dan ditargetkan bulan Maret pengerjaan terminal tuntas.

Baca juga:  Maret, Proyek Terminal Pelabuhan Kapal Pesiar Ditarget Tuntas

Selain itu, areal parkir tengah dalam pengerjaan. Penataan kawasan ini sendiri belum bisa tuntas tahun ini. Yang ditargetkan bisa tuntas pelayanan cruise bisa selesai tahun depan. Sedangkan untuk pelayanan peti kemas, kemungkinan bisa beroperasi akhir tahun ini. Sebab untuk peralatan peti kemas seperti alat crane sudah didatangkan di pelabuhan tahun depan.Namun ada beberapa point yang belum tuntas seperti See Way. “Harapan tahun depan bisa pelayanan bongkar muat kontainer ,”jelas dia.

Baca juga:  Maret, Proyek Terminal Pelabuhan Kapal Pesiar Ditarget Tuntas

Apakah tidak mengganggu pelayanan kapal pesiar akibat dibukanya peti kemas? Menurut dia tidak akan terganggu sebab dermaga yang digunakan untuk kontainer hanya 100-150 meter. Sehingga untuk kapal pesiar yang berukuran besar alias jumbo masih bisa nyandar.
Pihaknya berharap semua pihak mendukung pelayanan kapal pesiar, sebab dibandingkan Bali tahun 2020 ada 90 kapal pesiar yang sudah daftar tunggu mau datang, sedangkan untuk di Gili Mas belum sampai 20 kapal pesiar. “Kurang lebih dibawah 20 kapal pesiar,” jelas dia.

Baca juga:  Maret, Proyek Terminal Pelabuhan Kapal Pesiar Ditarget Tuntas

Staf pemeriksa KSOP Lembar, Ketut Wirya menyebut, total penumpang sebanyak 1.212 dengan crew 405 orang. Kapal ini datang dari Komodo, sebelumnya dari Australia dan setelah dari Gili Mas akan ke Benoa Bali. (her)