Pemda Lobi Pembiayaan Kelanjutan Proyek Dermaga Senggigi

0
2
Proyek dermaga Senggigi senilai Rp 7,1 miliar ini tidak tuntas pengerjaannya. Pemda Lobar akan melobi pemerintah pusat  agar bisa membiayai kembali pembangunan dermaga ini. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemda Lombok Barat (Lobar) berupaya melobi pemerintah pusat untuk kembali membiayai kelanjutan pembangunan proyek Dermaga Senggigi yang diputus kontrak. Sebab kalau tidak dibiayai dari APBN, maka mega proyek senilai Rp 7,1 miliar ini akan dibiayai oleh APBD. Itu artinya kelanjutan proyek ini harus menunggu pengalokasian di APBD Perubahan 2020.

Bupati Lobar, H Fauzan Khalid mengatakan kelanjutan pengerjaan proyek dermaga Senggigi belum tentu di APBD-P, jika lobi pemda ke pusat berhasil.“Karena kami akan melobi ke pusat (untuk pembiayaan melanjutkan proyek dermaga). Tapi boleh jadi melalui APBD kalau lobinya tidak berhasil. Tapi biasanya yang begitu, ada misalnya sebagai hukuman (sanksi) tidak dianggarkan, tapi biasanya ada konsesi atau cara lain (dianggarkan red). Biasanya begitu,” jelasnya akhir pekan kemarin.

Pemda kata akan berupaya melobi pusat untuk pembiayaan kelanjutan pembangunan proyek dermaga ini, kalau  lobi tidak berhasil, maka barulah menggunakan APBD.  Namun biasanya, sebagai sanksi dari pusat tidak menganggarkan akan tetapi  ada konsesi lain untuk pembiayaan.

Menurutnya, untuk kelanjutan proyek dermaga diestimasikan butuh biaya Rp3 miliar lebih. Namun, butuh audit dulu dari pusat untuk melanjutkan proyek ini. Terkait kelanjutan proyek pasar, diestimasikan pemda butuh Rp 1,5 miliar. Namun, perlu menunggu adanya audit dari Inspektorat Jenderal.

Sementara itu, Sekda Lobar Dr. H. Baehaqi menambahkan proyek yang diputus kontrak ini tidak mangkrak, seperti Pasar Gunungsari, karena dibiayai dari Tugas Perbantuan, maka perlu audit dari Inspektorat Jenderal untuk bisa dilanjutkan lagi. Pembayaran proyek ini di-cut off sesuai dengan hasil pekerjaan proyek, sedangkan untuk melanjutkan proyek ini perlu dilakukan review kembali perencanaannya barulah kemudian ditender lagi. (her)

  Sumur Bor Bukan Solusi Kekeringan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here