Loteng Tembus 17.443 Pelamar, Di Lobar, 2.000 Pelamar Baru MS

Tim BKD Lobar melakukan verifikasi persyaratan CPNS yang masuk di lingkup Pemkab Lobar. (Suara NTB/her)

Praya (Suara NTB) – Jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) membeludak. Dari 479 formasi yang tersedia, total pelamar yang masuk menembus angka hingga 17.443 orang. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi di NTB.

“Kalau dari jumlah formasi CPNS yang tersedia, kita bukanlah yang paling banyak di NTB. Tapi kalau dari sisi jumlah pelamar CPNS, kita yang tertinggi,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng, H.M. Nazili, S.IP., kepada Suara NTB, Sabtu, 30 November 2019.

Membeludaknya jumlah pelamar CPNS di Loteng, aku Nazili, bisa jadi dikarenakan beberapa faktor. Misalnya, soal formasi tenaga teknis Loteng cukup banyak, yakni ada 70 formasi dengan ruang lingkup latar pendidikan yang cukup luas. Berbeda dengan formasi untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, yang ruang lingkup latar pendidikannya terbatas.

Di mana untuk satu formasi tenaga teknis saja, pelamarnya bisa mencapai seratusan orang. “Yang mendongkrak jumlah pelamar CPNS di Loteng itu dari formasi tenaga teknis. Itu di satu formasi pelamarnya bisa mencapai seratusan orang. Sehingga tingkat persaingan untuk tenaga teknis jauh lebih ketat,” terangnya.

Faktor yang lain, dari sisi persyaratan untuk melamar CPNS di Loteng jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan daerah lain. Salah satunya soal standar IPK (indeks prestasi kumulatif) yang ditetapkan, tidak ada batasan. Dengan kata lain, berapapun IPK calon pelamar yang penting sudah menyandang status sarjana, bukan jadi halangan untuk melamar sebagai CNPS di Loteng.

“Kalau di daerah lain, ada standar IPK-nya. Nah, kalau kita di Loteng tidak ada standar. Yang penting sarjana mau tinggi ataupun rendah IPK-nya bukan jadi soal. Semua bisa daftar CPNS,” imbuhnya.

Bukan tanpa alasan, Pemkab Loteng menerapkan kebijakan tersebut pada rekrutmen CPNS kali ini. Pemkab Loteng ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bisa ikut seleksi CPNS, sehingga tidak ada pembatasan. Artinya, semua punya hak untuk ikut seleksi CPNS, baik tinggi ataupun rendah nilai IPK-nya.

 “Biarkan nanti pada proses seleksi akademik yang menentukan. Karena IPK tinggi bukan jaminan untuk bisa lulus dalam seleksi akademik nantinya,” tandas Nazili.

Disinggung tahapan seleksi CPNS saat ini, Nazili mengatakan, pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap semua lamaran yang masuk. Pihaknya pun menargetkan paling tidak minggu ini verifikasi sudah tuntas, sehingga pada tanggal 16 Desember mendatang, hasil verifikasi berkas lamaran CPNS sudah bisa diumumkan sesuai jadwal yang ada.

Di Lombok Barat (Lobar), hasil verifikasi sementara yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM Lobar terhadap berkas persyaratan administrasi pelamar CPNS, dari 4.261 orang pelamar sekitar 2/3-nya sudah berhasil diverifikasi. Dari 2/3 pelamar yang sudah diverifikasi, terdapat 2000 lebih pelamar dinyatakan lolos atau Memenuhi Syarat (MS) sedangkan ada 800 pelamar lebih dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).. Dari 800 lebih pelamar TMS ini, sebagian besar akibat akreditasi perguruan tinggi. Mereka pun memiliki peluang lolos asalkan melakukan sanggahan dengan membawa bukti-bukti.

“Hasil verifikasi sementara, 2000-an orang pelamar MS dan 800-an TMS. Banyak pelamar yang TMS karena upload bukti akreditasi bukan saat kelulusan. Untuk yang seperti ini, ditunggu kedatangannya dengan membawa Izin Pendirian PT atau Izin Pendirian Program Studi saat masa sanggah,” jelas Kasubid Pengadaan Pegawai pada BKD dan PSDM Lobar, H. Rizky Bani Adam Minggu, 1 Desember 2019.

Dijelaskan, verifikasi persyaratan pelamar belum final, karena saat ini tengah proses verifikasi berkas persyaratan administrasi pelamar CPNS yang masuk. Verifikasi telah berlangsung selama beberapa hari terakhir, ditargetkan bisa selesai Minggu kemarin. Pihaknya pun melakukan lembur setiap hari untuk menuntaskan verifikasi tersebut. “Kami masih lembur untuk verifikasi, termasuk kemarin dan hari ini (kemarin, red),”ujar dia.

Lebih lanjut jelas dia, setelah tahap verifikasi barulah dilakukan supervisi, setelah itu sebelum tanggal 15 Desember dibuat berita acara untuk hasil verifikasi. Lalu tanggal 15 Desember diumumkan hasil verifikasi. “kita umumkan sementara pelamar yang MS dan TMS berikut alasan kenapa TMS. Kami akan umumkan melalui website yang lebih cepat diakses,” jelas dia. Sehari setelah pengumuman lanjut dia, barulah masuk masa sanggah selama 3 hari mulai tanggal 16 Desember hingga 18 Desember. (kir/her)