Pelayanan Pembuangan Sampah di TPA Kebon Kongok Kembali Normal

Progres pemadaman TPA Kebon Kongok yang terpantau melalui udara hingga akhir pekan lalu. (Suara NTB/ist)

Advertisement

Giri Menang (Suara NTB) – Pelayanan pembuangan sampah di TPA Regional Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung akhirnya kembali normal. Menyusul sekitar 60 persen lebih atau 3 hektare lahan TPA yang terbakar berhasil dipadamkan dari luas lahan yang terbakar 5 hektare. Terdapat sisa yang masih belum padam sekitar 2 hektar, saat ini tim damkar terus melakukan upaya pemdaman. Pelaksanaan pemadaman ini pun dipantau secara ketat oleh Pemprov NTB.

“Yang sudah padam baru 66 persen, sehingga kita mulai buka pelayanan pembuangan sampah secara full (normal),” ungkap Kepala UPTD TPA Regional Kebon Kongak H Didik Mahmud Gunawan Hadi yang dikonfirmasi, Senin,  28 Oktober 2019.

Menurutnya proses penanganan pemadaman itu masih menyisakan waktu sepekan lagi. Dengan luasnya lahan yang berhasil dipadamkan, pihaknya sudah bisa membuka pelayanan penerimaan sampah normal kembali. Setelah sebelumnya diberlakukan sistem pembatasan penerimaan.“Sakarang sudah full (pelayanan), sejak Minggu itu,” pungkasnya.

Proses penanganan pemadaman masih terus dilakukan. Pihaknya masih berusaha memadamkan bara api yang berada di lereng gunung sampah itu. Namun untuk bagian atas sudah hampir seluruhnya berhasil dipadamkan dengan cara menimbun menggunakan tanah. Untuk memadamkan sisa kebakaran, pihaknya mengerahkan lima unit eksavator, 12 unit dump truck dan buldozer 2 unit ditambah loder satu unit.

Sisa kebakaran ini kebanyakan ada di lereng-lereng, sehingga cukup menyulitkan pemadaman. Sebab kalau dipadamkan dengan cara menimbun dan disiram agak sulit. Karena itu,pihaknya pun membuka jalan akses untuk menjangkau lereng tersebut. Untuk pemadaman yang tersisa tinggal pekan ini saja, pihaknya pun fokus memadamkan di lereng. Sedangkan kebakaran di lokasi di bagian lain, pihaknya memadamkan dengan cara menimbun. (her)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.