Hutan Taman Wisata Alam Suranadi Terbakar

hutan TWA Suranadi kecamatan Narmada kebakaran, belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut

Giri Menang (Suara NTB) – Hutan di taman wisata alam (TWA) Suranadi kecamatan Naramada mengalami kebakaran. Hutan TWA yang banyak dikunjungi wisatawa ini terbakar Senin,  21 Oktober 2019. Belum diketahui pasti penyebab terbakarnya hutan lindung seluas 52,7 hektar tersebut. Namun akibat kebakaran itu, lahan hutan yang terbakar sekitar beberapa are. Pihak desa dibantu warga dan Tim pemadam kebakaran Lombok Barat tengah melakukan pemadaman di lapangan.

“Hutan TWA Suranadi informasinya terbakar Senin malam, belum tahu penyebabnya,”kata Kades Suranadi Nyoman Adi Sudana,  Selasa,  22 Oktober 2019.

Kebakaran hutan terjadi di bagian timur persis di Dusun Suranadi Timur. Ia mengaku mendapatkan informasi Selasa pagi, selanjutnya menginformasikan ke Damkar Lobar. Tim Damkar pun menerjunkan tim Damkar berikut kendaraan pemadam. Saat ini pihaknya bersama kepala dusun dan warga serta tim Damkar tengah melakukan penanganan di lapangan.

Ditanya berapa luas areal hutan yang terkena kebakaran, ia mengaku belum tahu persis, namun tidak mencapai 1 hektare.  Diperkirakan luasan yang terkena beberapa are saja. Namun kebakaran

belum bisa dipadamkan. Hutan TWA ini dikelola oleh BKSDA bekerjasama dengan pemda dan desa. Kawasan ini sudah dijadikan TWA, ke depan pengelolaannya akan lebih dikoordinasikan oleh desa dengan BKSDA.

Pihaknya berencana  akan membuat semacam wahana di kawasan hutan tersebut. Sejauh ini sudah ada wahana memanah di lokasi. Ke depan pihaknya berencana akan menyiapkan wahana lintasan sepeda melintasi hutan tersebut. Setiap pekan,  lokasi TWA ini dikunjungi ratusan wisatawan, paling ramai hari libur Sabtu dan Minggu. Selain wahana , pihaknya akan membenahi kawasan tersebut. “Kami akan terus benahi kawasan hutan TWA ini,”jelas dia.

Kepala Damkar Lobar, Fauzan Husniadi mengatakan pihaknya mengerahkan dua regu dan dua armada untuk memadamkan kebakaran di Suranadi. “Dua unit Damkar kita kerahkan ke Suranadi,”jelas dia.

Pihaknya mendapatkan informasi kejadian kebakaran sekitar pukul 11.30 Wita. Sejauh ini pihaknya belum tahu penyebab kebakaran. Pihaknya kewalahan menangani kebakaran. Di samping kejadian di Suranadi,  pihaknya juga masih menangani kebakaran di TPA Kebon Kongok. Selain itu pihaknya juga membantu droping air bersih. (her)