Warga Mataram Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalur Wisata Senggigi

Aparat kepolisian dari Polsek Senggigi saat berupaya memindahkan pohon tumbang mengurai kemacetan. Pohon tumbang di jalur wisata Senggigi ini menelan korban jiwa.

Giri Menang (Suara NTB) – Warga Mataram,  Fajrin Haris (24) tewas tertimpa pohon tumbang di jalur wisata Senggigi, persisnya di jalan raya Dusun Melase Desa Batulayar Barat kecamatan Batulayar. Akibat tertimpa pohon, kendaraan korban merk Honda Beat juga mengalami kerusakan berat. Kejadian ini sempat menyebabkan jalur wisata itu  macet total. Aparat kepolisian dari Polsek Senggigi dan Polres Lobar pun turun cekatan menyingkirkan pohon tumbang dan mengurangi mengurai kemacetan lalu lintas.

Kejadian naas itu menimpa korban Minggu,  20 Oktober 2019 sekitar pukul 08.10 Wita ketika melintas di lokasi kejadian.”Akibat kejadian itu (pohon Tumbang) menimpa salah satu pengguna jalan yang kebetulan lewat, yang mengakibatkan korban meninggal. Korban dari kelurahan Ampenan Utara Kota Mataram” jelas Kapolsek Senggigi, AKP Arjuna Wijaya. Saat ditemukan di bawah tindihan batang pohon yang tumbang, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.  Kemudian anggota Polsek Senggigi dibantu warga, mengevakuasi  korban ke puskesmas Meninting menggunakan mobil pick-up yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Setiba di puskesmas, Petugas

medis tidak bisa mengambil tindakan karena kondisi korban yang yang cukup parah dan kritis.  Kemudian pihak puskesmas merujuk korban ke rumah sakit Bhayangkara.  “Sesampainya di Rumah sakit Bhayangkara, korban mendapatkan tindakan medis tapi sekitar pukul 09.40 wita nyawa korban tidak tertolong,” jelas dia. Dari  kesimpulan awal pihak medis  yang menangani , bahwa korban mengalami Luka berat dan fatal pada kepala bagian belakang, dada dan patah tulang pada bagian tangan sebelah kanan.

Akibat kejadian itu,  jelas Arjuna, sempat terjadi kemacetan panjang dari arah Mataram menuju Senggigi dan sebaliknya. Untungnya Anggota Polsek senggigi bersama dengan warga bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang untuk mengurai kemacetan yang terjadi. Anggota Polsek Senggigi bekerjasama dengan warga sekitar memotong pohon dengan peralatan parang, gergaji mesin dan memindahkan potongan pohon ke bagian pinggir jalan hingga pohon tidak lagi menutupi jalan dan arus lalin bisa kembali normal. “Dugaan awal tumbangnya pohon tersebut diakibatkan oleh usia pohon yang sudah tua dan mati serta angin yang cukup kencang” jelas dia. (her)