TPA Kebon Kongok Ditutup Sementara

Antrean kendaraan pengangkut sampah yang belum bisa membuang sampah di TPA, karena ditutup sementara waktu. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB)  – Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung Lombok Barat (Lobar) berdampak terhadap pelayanan pembuangan sampah di TPA tersebut.  Sejak Senin,  14 Oktober siang pelayanan pembuangan sampah ditutup sementara. Penutupan sementara TPA ini dilakukan, karena faktor keamanan sebab dikhawatirkan jatuh korban jiwa.

Akibat penutupan TPA ini, semua kendaraan pengangkut sampah dari Lobar dan Kota Mataram tidak bisa membuang sampah. Kondisi ini menyebabkan kendaraan pengangkut sampah menumpuk di areal TPA. Para sopir pun ada yang memarkir kendaraan di areal TPA bahkan di jalan raya.

Fendi petugas kebersihan Desa Labuapi yang ditemui di lokasi TPA mengatakan, petugas sampah belum diizinkan membuang sampah di TPA, karena kondisi  kebakaran. Petugas kebersihan yang setiap hari membuang sampah di TPA ini  mengaku datang sekitar pukul 09.00 Wita, namun hingga siang hari belum bisa membuang sampah ke TPA.

Ia bersama para petugas lainnya pun terpaksa menunggu jadwal kapan dizinkan membuang sampah. Informasi dari tim Damkar,

kebakaran ini kemungkinan belum bisa dipadamkan hingga malam hari. Sehingga ia bersama petugas lain terpaksa kembali lagi ke desa dan sementara waktu membiarkan kendaraan di lokasi TPA. “Kita biarkan sampahnya di kendaraan dulu, sambil kita nunggu,”kata dia.

Sementara itu Kepala UPTD TPA Sampah Regional Provinsi NTB, H Didik Mahmud Gunawan Hadi mengatakan TPA ditutup sementara waktu sejak Senin siang. Dampak penutupan ini, ujarnya, sampah dari dua daerah tidak bisa dilakukan ke TPA.  Pihaknya sudah menginformasikan kepada dinas terkait di masing-masing daerah agar memaksimalkan mengelola sampah di TPS yang ada.

Ia menyebut dalam sehari, jumlah kendaraan pengangkut sampah dari dua daerah ini yang membuang sampah di TPA sebanyak 140 unit. Dalam sehari jumlah volume sampah yang dibuang di TPA, baik dari Lobar dan Mataram sebanyak 333 ton per hari. Seharusnya kata dia sampah yang masuk di TPA ini setelah dipilah dari sumbernya, sehingga sampah yang masuk sedikit, karena sudah diolah dan dipilah di TPST serta rumah tangga di masing-masing daerah. (her)