Serius Tangani Tambang Ilegal

Abu Bakar Abdullah (Suara NTB/her)

PEMPROV NTB dan Pemkab Lombok Barat (Lobar) didesak serius menangani dampak lingkungan yang diakibatkan aktivitas tambang ilegal di wilayah Sekotong. Pasalnya, dampak lingkungan dihawatirkan mengganggu pariwisata di kawasan selatan Lobar tersebut.

Abu Bakar Abdullah, Anggota DPRD Lobar yang baru dilantik mengatakan dampak lingkungan akibat penambangan ilegal di Sekotong menjadi salah satu tantangan ke depan. “Karena itu kita semua, termasuk pemerintah harus serius menangani persoalan dampak lingkungan yang nanti dikhawatirkan menghambat,” ujarnya saat dikonfirmasi usai dilantik, Rabu, 14 Agustus 2019.

Menurut Abu – sapaan akrabnya, hal ini menjadi masalah bersama yang harus dicarikan solusinya. Artinya para pemangku kepentingan entah itu pemda, pelaku wisata dan penambang harus menyadari bahwa tantangan ke depan adalah isu lingkungan ini, sehingga pemerintah penting mengatur tata ruang, pola ruang di Sekotong.

Menurut politisi PKS ini, penataan kawasan Sekotong ini tidak bisa sembarangan. Akan tetapi harus betul-betul detail supaya jangan sampai terjadi tumpang tindih antara pertambangan dengan parwisata ini sehingga campur aduk. Kawasan tambang ini harus jauh dari pariwisata agar sektor wisata ini benar-benar aman. Kalau ingin kawasan wisata ini berjalan, maka harus menggunakan konsep pembangunan yang berkelanjutan (sustainable).

Sebab kata dia bicara pengembangan Lobar ke depan tidak bisa lepas dari Sekotong, karena kawasan ini paling luas dan memiliki potensi besar.”Sekotong ini adalah separuh dari wilayah Lobar, memiliki 553 meter persegi, garis pantai paling panjang di Sekotong dan potensi kekayaan alam yang paling menjanjikan untuk masa depan ya di sana,” jelas dia.

Menyoal isu lingkungan ini kata dia, bukan berarti dia bicara karena dia sendiri bergelut di sektor wisata akan tetapi ia bicara soal masa depan daerah ini ke depan. Ia tidak bicara untuk hari ini saja, namun puluhan tahun ke depannya. Apalagi kata dia, pemda ini juga tengah konsen menata kawasan Sekotong, seperti Gili Gede. Gili ini sendiri berada di antara Bali dan Lombok, kalau orang mau ke Lombok banyak yang mengunjungi kawasan Gili ini. (her)