Suranadi Wakili NTB Lomba Desa Tingkat Nasional

Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Nasional disambut oleh Wabup Lobar, Sekda Lobar dan Kades Suranadi, Selasa, 16 Juli 2019 (Suara NTB/Humas Lobar)

Giri Menang (Suara NTB) – Desa Suranadi Kecamatan Narmada mewakili desa-desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam lomba Desa Tingkat Nasional untuk Regional IV, meliputi hampir seluruh desa di kawasan Indonesia Timur. Tim penilai pusat, Selasa (16/7) turun melakukan penilaian di Kantor Desa Suranadi. Tim disambut Wabup Lombok Barat (Lobar) Hj. Sumiatun, Sekda Lobar H. Moch. Taufiq dan segenap jajaran kepala OPD.

“Desa Suranadi yang bapak dan ibu kunjungi dan nilai kali ini memiliki luas wilayah mencapai 844,3 hektar dan terbagi atas 9 dusun, desa ini menghimpun penduduk yang jumlahnya mencapai 6.232 jiwa. APBDes Desa kami tahun ini berjumlah sebanyak Rp2,07 miliar lebih dengan didominasi oleh pendapatan dari dana transfer yang mencapai Rp2 miliar lebih,” kata Kepala Desa Suranadi I Nyoman Adwisana.

Nyoman menuturkan merasa bangga bahwa lebih dari Rp1,6 miliar atau 80% dari total APBDes tersebut dipergunakan untuk pembangunan, baik dalam bentuk belanja modal infrastruktur atau sarana prasarana, pembangunan sumber daya manusia, pemberdayaan, dan lain sebagainya. Artinya, desa ini mampu untuk ikut andil dalam percepatan pembangunan di Indonesia pada umumnya.

Selain persoalan infrastruktur, masalah sumber daya manusia seperti angka lama sekolah di pendidikan, stunting di kesehatan, dan masalah peningkatan pendapatan di ekonomi sedang kami dorong melalui sinergi, integrasi, dan komplementaritas program lintas OPD dengan desa. “Potensi utama di desa kami adalah pariwisata, baik berupa pariwisata alamiah karena dekat dengan hutan wisata dan Taman Narmada yang kerap dijadikan tempat bumi perkemahan, namun juga dari aspek wisata religi karena memiliki Mata Air Dhang Kayangan Suranadi yang menjadi sasaran utama umat Hindu seluruh Indonesia dalam berziarah atau Tirta Yatra,” terangnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun berkeyakinan dengan keunikan dan bukti nyata bahwa Desa Suranadi adalah keindahan Indonesia, keindahan toleransi, dan keindahan Bhinneka Tunggal Ika.”Tepat sebulan yang lalu, kita menyelenggarakan hal serupa dengan kegiatan kita hari ini, yaitu penilaian Perlombaan Desa Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Alhamdulillah, Desa Suranadi telah dipercaya menjuarai perlombaan tersebut. Sehingga hari ini Desa Suranadi kemudian mewakili desa-desa se-Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Penilaian Perlombaan Desa Tingkat Nasional untuk Regional IV,” katanya.

Sumiatun menuturkan merasa bangga dengan capaian Desa Suranadi. Dengan prestasi ini bisa mengulang torehan emas yang pernah diraih oleh Desa Lingsar Kecamatan Lingsar beberapa tahun yang lalu, yaitu mewakili NTB dalam Perlombaan Desa Tingkat Nasional Regional IV. “Semoga penilaian objektif yang akan bapak tim penilai berikan, adalah juga bagian dari penghargaan terhadap warisan sejarah yang menjadi potret ke-Indonesia-an kita. Desa Suranadi adalah potret utuh keindahan Indonesia yang beraneka suku, agama, ras, dan golongan,” harapnya.

Di tempat yang sama Ketua Tim Penilai Budiono menerangkan wilayah yang masuk dalam Perlombaan Desa Tingkat Nasional untuk Regional IV ini NTB, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. “Kriteria yang dinilai sesuai format yang ditentukan mulai kelengkapan dokumen-dokumen dan kita verifikasi. Kita lihat bagaimana capaian pembangunan di desa, mulai dari aspek pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan,”terangnya.

Budiono menjelaskan penilaian yang paling penting dan menonjol dinilai di tiga aspek tadi, aspek pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan. (her)