Pemda Lobar Bangun Sumur Bor di Daerah Terisolir Bun Beleng

Warga Bun Beleng Desa Sekotong Timur mengambil air hingga berkilo-kilo meter (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid turun melihat langsung kondisi warga di daerah terisolir di Dusun Bun Beleng Desa Sekotong Timur, beberapa hari lalu. Dia turun ke daerah ini untuk rencana pembangunan sumur bor di daerah yang memiliki penduduk ratusan jiwa tersebut.

“Saya sudah turun ke Bun Beleng, dan sudah ditindaklanjuti dengan pengeboran sumur bor di sana,” kata Bupati kemarin. Sumur bor yang dibangun di lokasi ini kata dia sebanyak satu sumur bor, disesuaikan dengan kemapuan daerah. Warga di daerah ini butuh penanganan, baik dari sisi ketersediaan air bersih dan sarana dasar lain seperti jalan.

Secara bertahap pihaknya akan menangani berbagai persoalan ini sesuai kemampuan daerah. Kepala Desa Sekotong Timur, H Ahmad mengatakan, Bupati turun setelah dirinya melaporkan kondisi daerah Bun Beleng yang butuh penanganan baik dari sisi air dan jalan.

Bupati, kata dia, turun bersama sejumlah kadis. Antara lain Kadis PUPR, Kadis Pertanian, Plt Kadis LH. “Jadi sudah ditindkalanjuti, tim teknis sudah turun untuk mendeteksi air. Disana kemungkinan akan dibor sekitar 80 meter ke bawah,” jelas dia. Di lokasi pengeboran ini kata dia, tim kemungkinan dipersulit adaya batu cadas. Namun pengalaman di Batulayar bisa dibor meskipun ada batu di bawah tanah.

Sumur bor sudah mulai dibangun. Tinggal, kata dia, menunggu hasil penelitian. Apakah ada mata air di lokasi tersebut atau tidak. Pihaknya mengaku sudah sering mengusulkan ke Pemda untuk penanganan. Bahkan kata dia, ketika bupati turun ke lokasi langsung menyaksikan kondisi warga yang antre mengambil air bersih.

“Bupati pun terdiam menyaksikan warga yang antre ambil air di sumur itu,” jelas dia. Lebih jauh kata dia, jumlah penduduk di dusun itu 235 KK dengan jiwa mencapai 600 jiwa. Dimana wajib pilihnya 515 orang. Sedangkan menyangkut jalan, sesuai komitmen Pemda masuk prioritas tahun 2020 mendatang sepanjang 4 kilometer. (her)