Kapolda NTB Sentil Kawasan Pariwisata Senggigi Masih Gelap

Kapolda NTB Nana Sujana berkunjung ke Mapolres Lobar. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana,  M.M., melakukan kunjungan kerja ke Lombok Barat (Lobar), Kamis,  27 Juni 2019. Dalam kunjungannya ini, orang nomor satu di Polda NTB ini mengunjungi Pemda Lobar untuk bertemu dengan Bupati H. Fauzan Khalid dan ke Mapolres Lobar. Kapolda dalam kesempatan itu menjamin pengamanan kawasan wisata di NTB, termasuk daerah bermotto Patut Patuh Patju tersebut.

“Kita harus menjamin keamanan bagi wisatawan asing yang datang ke sini (Lobar, red).  Dalam hal ini, tidak hanya polisi, tentunya melibatkan pemda bagaimana misalnya penerangan (PJU, red) seperti di kawasan Senggigi. Orang asing kan rata-rata suka berkendaraan roda dua, kalau penerangannya gelap itu kan berpotensi daerah kerawanan,” ungkapnya.

Kapolda mengatakan, potensi wisata yang dimiliki daerah Lombok sangat indah dan memiliki daya tarik yang kuat. Cuma sekarang, ujarnya, bagaimana mengelola potensi yang dimiliki oleh daerah.

Pihaknya mulai dari tingkat Polda dan polres hingga paling bawah menjamin masalah pengamanan di derah wisata, termasuk Polres Lobar kaitan dengan kawasan wisata Sengigigi. Pihaknya telah menekankan kepada anggota di Polres Lobar agar jangan sampai ada warga asing menjadi korban kriminalitas. Pihaknya harus menjamin keamanan wisatawan asing yang datang ke Lobar.

Apakah ada penambahan personel di kawasan wisata seperti Senggigi dan Sekotong? Pihaknya tengah membuat dan memperbaiki sistem pengamanan khususnya di beberapa lokasi pariwisata termasuk di daerah Gili di KLU. Pihaknya akan menambah dan memperkuat personel yang ada di kawasan wisata. “Personel yang ada akan kita tambah dan perkuat. Kita  juga akan tingkatkan profesionalitas anggota ini, bagaimana mereka harus mengetahui daerah wisata dan pengamanan seperti apa,” jelas dia.

Sementara itu Bupati Lobar, H Fauzan Khalid dalam berbagai kesempatan menegaskan terkait penanganan PJU khusus di kawasan Senggigi sudah ada. Namun pihaknya ingin berpikir lebih jauh, tidak hanya Senggigi, sehingga pihaknya pun membuat terobosan dengan kerjasama dengan pihak ketiga melalui pola KPBU. Saat ini tengah berjalan kerjasama tersebut, di mana akan dipasang 15 ribu lampu di seluruh lobar. “Bulan Juli-Agustus sudah kita mulai eksekusi, kita sudah jalan,” jelas dia.

Terkait kerjasama pemasangan PJU ini pun sudah disampaikan ke Bappenas dan mendukung program ini. Pihaknya menegaskan PJU di kawasan Senggigi masuk prioritasnya pada program kerjasama pemasangan 15 ribu titik PJU nanti. Bahkan kata dia, tim sudah melakukan survei titik lampu PJU yang dibutuhkan di Senggigi. (her)