Tangkap Peluang Wisata, Desa Giri Sasak Bangun Kolam Renang di Atas Bukit

Rencana gambar kolam renang yang akan dibangun Pemdes Giri Sasak di atas bukit lokasi wisata Gunung Sasak. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan menangkap peluang dikembangkannya kawasan Gunung Sasak menjadi destinasi wisata. Pemerintah desa (pemdes) mulai membenahi akses menuju lokasi wisata Gunung Sasak dengan berencana membangun 500 meter jalan menuju lokasi wisata di atas bukit.

Kepala Desa Giri Sasak, Hamdani, menjelaskan, akses jalan yang dibangun ke Gunung Sasak mencapai 1 kilometer mulai dari perbatasan Desa Tempos hingga Desa Giri sasak. Pembangunan jalan ini berasal dari dana bantuan PRIM Australia. “Jalan ini menunjang ke kawasan wisata Gunung Sasak. Untuk pengerjaan sudah mulai tahap penimbunan jalan, dan irigasi,’’ ujarnya, Kamis,  9 Mei 2019.

Khusus desa, ujarnya, pihaknya membuka jalan baru menuju lokasi kolam renang di atas wilayah Gunung Sasak. Jalan yang dibuka sepanjang 500 meter bersumber dari DD ini rencananya dibangun tahun ini. Selain akes jalan, pihaknya berencana membangun kolam renang di atas bukit.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah membuat perencanaan dengan total dana anggaran Rp300 juta plus jalan. Jalan ini berupa Jalan setapak yang dikerjakan nanti melalui sistem padat karya. Untuk penggunaan lahan di atas bukit, pihaknya sudah bersurat meminta izin ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi. “Kita rencananya mau dibantu dana di KPH Rinjani,” jelas dia.Ia berharap mendapatkan dukungan dari pemda dan pemprov, paling tidak untuk penyiapan toilet, WC dan fasilitas lainnya.

Untuk sumber mata air kolam, tambahnya,  diambil dari mata air di daerah itu langsung. Nantinya, di lokasi kolam renang ini akan dibangunkan gapura pintu masuk. Dengan adanya kolam ini, pihaknya ingin menyasar wisatawan lokal, karena menurut dia lokasi pemandian berupa kolam renang di wilayah Gerung dan Kuripan sejauh ini belum ada. “Daya tariknya, di sini ada pemandangan dari atas bukit,” jelas dia.

Selain kolam renang, pihaknya juga berencana  membangun home stay dari DD. Pembangunan home stay ini direncanakan tahun berikutnya. “Lokasinya sudah ada, kalau kebutuhan anggaran bisa Rp 500 juta untuk embrio,”jelas dia. Di samping membangun fisik, pihaknya juga melakukan penguatan SDM. Pihaknya sudah membentuk pokdarwis Giri Sasak. (her)