Gerindra Berpeluang Duduki Ketua DPRD Lobar

Sekretaris DPC Partai Gerindra Lobar,  Hj. Nurhidayah (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Lima partai politik (parpol) berpeluang berebut kursi pimpinan DPRD Lombok Barat (Lobar). Lima partai ini antara lain Gerindra, PKS, Golkar, PPP dan Berkarya. Kelima parpol ini berpeluang menduduki kursi pimpinan menyusul perolehan kursi di semua dapil (5 dapil) terisi. Dari lima parpol ini, Caleg Gerindra memiliki peluang besar bisa menduduki kursi Ketua DPRD, karena di samping perolehan kursi di semua dapil terisi, parpol besutan Prabowo Subianto ini juga mendapatkan suara tertinggi.

Caleg Partai Gerindra, Hj. Nurhidayah mengaku optimis kursi DPRD Lobar bisa dipegang Partai Gerindra, alasannya karena semua kursi di DPRD Lobar terisi, bahkan di dua Dapil yaitu Dapil 2 Sekotong-Lembar dan Dapil III Gunungsari-Batu Layar partai Gerindra berpeluang bisa mendapatkan dua kursi. ” Insya Allah Gerindra, Ketua DPRD Lobar,” kata Hj Nurhidayah yang juga Sekerataris DPC Partai Gerindra Lobar.

Selain Gerindra, partai pendatang baru di pemilu 2019 seperti Berkarya juga cukup mengejutkan berpeluang memperoleh lima kursi. Sehingga partai besutan Tommy Soehartao ini bisa-bisa menduduki kursi DPRD Lombok Barat. Bahkan partai baru ini mendepak sejumlah partai lama. Posisi ini mengulang sejarah Partai Nasdem di Lobar yang pada pemilu 2014 lalu sebagai partai baru langsung mendapatkan posisi pimpinan DPRD Lobar.

Hasil sementara perhitungan internal partai Berkarya, seperti disampaikan Ketua DPW Partai Berkarya H. Lalu Darmawan, jika di Lobar, Partai Berkarya bakal mendapatkan lima kursi. Artinya semua dapil di Lobar,Partai Berkarya mendapatkan kursi.

Beberapa nama caleg Berkarya yang diperkenalkan lolos yaitu di Dapil satu Gerung-Kuripan Lalu Zulfikar Ali. Dapil dua Sekotong-Lembar ada. H Suherman. Sedangkan untuk  Dapil Gunungsari-Batu Layar  Deni  Asmawi, untuk Dapil Empat Narmada-Batulayar diraih oleh H Marlan dan di Dapil Lima ada nama Tantowi Ansori yang mendapatkan kursi DPRD Lobar.

Soal kepastian mendapatkan kursi pimpinan, Ketua DPD Partai Berkarya Lobar Agus Kamarwa secara teknis menjelaskan, saat ini perangkingan suara partai di Lobar, urutan pertama diraih partai Gerindra, posisi kedua PKS, ketiga Partai Golkar, ke empat partai PPP dan kelima partai Berkarya.” Untuk sementara partai. Berkarya ada di urutan lima perolehan suara partai,” klaimnya. Karena di kursi pimpinan DPRD Lobar hanya empat kursi, maka Berkarya masih bersaing dengan PPP. Untuk sementara itu perbedaan suara antara partai PPP dan Berkarya sekitar 2 ribuan suara.” Mudahan ada perubahan komposisi pengisian kursi di DPRD Lobar,” harapnya.

Sementara Sekretaris DPW Partai Nasdem Multazam mengakui perolehan suara Partai Nasdem di Lobar turun dari tahun 2014 lalu, dimana pada tahun 2014 mendapatkan lima kursi, tahun ini baru dua kursi yang sudah pasti, di Dapil III dan Dapil IV, sedangkan di dapil  lima masih diperjuangkan.” Hanya dua kursi yang sudah pasti, satu kursi sedang diperjuangkan,” ujarnya.

Di sisi lain,  Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Partai Golkar Adi Subardi mengatakan, dari hasil pengumpulan data yang sudah diterima semua tim, kursi pimpinan DPRD Lobar masih dipegang oleh Partai Golkar, dan partai Golkar akan kembali menjadi partai pemenang pileg di Lobar.” Kursi Ketua DPRD Lobar masih dipegang Golkar, kami optimis karena semua kursi terisi di semua dapil,” katanya. Ia menjelaskan, dari hasil pemilihan yang sudah berlangsung, kursi DPRD Lobar di semua dapil dipastikan bisa terisi. Bahkan di salah satu dapil yaitu Dapil 5 Kediri-Labuapi Golkar bisa mendapatkan dua kursi. (her)