Cek Kesiapan Logistik Pemilu, Mabes Polri Turun ke Lobar

Tim dari Mabes Polri didampingi Komisioner KPU Lobar saat turun mengecek kesiapan logistik pemilu di gudng KPU di Desa Lelede Kecamatan Kediri. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Mabes Polri turun mengecek kesiapan logistik pemilu di gudang penyimpanan logistik KPU Lombok Barat (Lobar) di Desa Lelede Kecamatan Kediri. Tim yang didampingi sejumlah komisioner KPU dan Wakapolres Lobar ini mengecek semua kelengkapan yang diperlukan saat pencoblosan nanti.

Komisioner KPU Lobar Riadi, mengatakan, tim Mabes Polri turun meninjau kesiapan gudang dan logistik pemilu. Tim mabes, jelas dia, mengecek kotak suara dan surat suara serta kelengkapan lain. Selain itu mereka menanyakan soal jadwal pendistribusian. “Mereka juga tanya-tanya soal jadwal distribusi dan memastikan kotak suara serta personel mereka di lokasi (TPS) saat pencoblosan nanti,” tegas Riadi.

Kunjungan tim ini hanya berlangsung sebentar, yakni 15 menit, karena mendadak dilakukan. Dalam hal ini, ujarnya, mabes memberi jaminan pada pengawalan mulai dari awal sampai akhir pelaksanaan pemilu.  Pada saat pendistribusian anggota polri harus siap mengawal, dari KPU hingga lokasi TPS.

Selain itu, pada saat

pelaksanaan pencoblosan nanti, puhak polri juga sudah menyiapkan anggota untuk Pam TPS. Ia menambahkan, dari sisi kesiapan KPU sudah siap menggelar pemilu. Hanya saja satu kendala yang dihadapi yakni terkait kesiapan surat suara untuk PSU dan penggantian surat suara yang rusak. “Itu saja kendalanya,”jelas dia.

Sementara itu, Ketua KPU Lobar, Bambang Karyono mengatakan sejauh ini logistik seperti surat suara sudah 100 persen datang. “Tapi yang belum itu surat suara pengganti yang rusak dan PSU yang jumlahnya sekitar 2.500 kalau se NTB itu ada 88 ribu lebih,” jelasnya. Terkait rencana distribusi surat suara ini kata dia belum ada konfirmasi dari pihak percetakan, sebab mereka yang berhubungan langsung dengan KPU RI.

Ia berharap agar surat untuk PSU dan penggantian surat suara rusak ini bisa secepatnya. Sebab H-1 pencoblosan, logistik pemilu sudah ada di TPS. Sebab kata dia tidak mungkin logistik diinapkan berlama-lama di TPS. (her)