Awal Musim Hujan, Banjir Terjang Dompu dan Lobar

Mataram (suarantb.com) – Memasuki musim penghujan, wilayah NTB mulai dilanda bencana banjir. Sabtu lalu, 4 November 2017 banjir setinggi dua meter menenggelamkan ratusan rumah di Kabupaten Dompu. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Mohammad Rum mengatakan selain Dompu, wilayah Senggigi Lombok Barat (Lobar) pun sempat terendam air bah beberapa waktu lalu.

Mengenai banjir di Dompu, Rum menjelaskan hujan deras yang mengguyur beberapa kecamatan seperti Madapangga, Huu dan Dompu mengakibatkan banjir di beberapa kelurahan. Salah satunya di Lingkungan Kota baru, Kelurahan Bada Dompu. Sungai Silo yang berada di kelurahan tersebut tidak kuat menampung volume air yang begitu besar.

Baca juga:  Hujan Sehari, RKB SDN 4 Gumantar Tergenang

“Penyebab banjir itu hujan di atas normal, Sungai Silo itu juga tanggulnya tidak siap menahan air, yg ketiga sampah banyak sekali di sungai itu. Sehingga tertumpuk di sana, menjadi meluap

airnya,” jelas Rum, Senin, 6 November 2017.

Mengenai kondisi terkini korban banjir di Dompu tersebut, Rum menyampaikan air bah sudah surut. Ratusan rumah yang berada di Lingkungan Kota Baru Kelurahan Bada, Lingkungan Mantro, Lingkungan Seporo Kelurahan Bali dan Lingkungan Sigi Kelurahan Karijawa.

“Airnya sudah surut, sejak Sabtu kemarin sudah surut. Tidak ada korban jiwa meski airnya sampai dua meter,” katanya.

Baca juga:  Relokasi Korban Banjir Naik Penyidikan

Untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, Rum mengimbau pemerintah setempat segera melakukan normalisasi sungai dan drainase agar terbebas dari sampah. Termasuk usulan untuk memperkuat tanggul Sungai Silo patut menjadi pertimbangan.

“Saluran jangan biarkan ada sampah-sampah, dilihat tanggul-tanggulnya sudah siap apa ndak. Kalau Sungai Silo mau ditanggul nanti dilaporkan. Kan sungai itu biasanya itu kewenangan BWS. Kalau daerah punya anggaran untuk melakukan itu buat warganya, ndak ada masalah bagi APBD kan,” imbuhnya. (ros)