Lobar Gelar Pilkades Serentak di 18 Desa

Giri Menang (Suara NTB) – Kabupaten Lombok Barat (Lobar) akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 18 desa bulan November mendatang. Pilkades merupakan momen yang ditunggu-tunggu masyarakat dan pemerintah daerah untuk dapat mengisi kekosongan posisi kepala desa sekaligus dalam rangka implementasi Undang-Undang Desa Nomor 6 tahun 2014.

Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lobar, H. L. Surapati, 18 desa yang menggelar pilkades serentak tersebar di beberapa kecamatan. Alasannya, kepala desanya sudah habis masa jabatan dan kosong, karena mundur.

Pada pelaksanaan pilkades tahun ini, ujarnya, pihaknya  mengimplementasikan Undang-Undang Tentang Desa dengan sepenuhnya. Salah satunya untuk pendaftaran calon desa adalah tidak dikenakan biaya apapun.

Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Setda Lobar, H. Syaeful Ahkam, menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, maka pilkades diserahkan pada Panitia Pemilihan Kepala Desa. Panitia ini nanti akan mempunyai tugas mengadakan penjaringan dan penyaringan bakal calon. “Dibuka Untuk umum siapa saja boleh menjadi calon kepala desa, yang terpenting tidak ada pungutan apapun karena panitia sudah dibiayai oleh APBD Lombok Barat,” terangnya.

Dalam rangka mempersiapkan pemilihan, BPMPD telah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lobar. Diakuinya, adanya aturan penggratisan pendaftaran calon, diprediksi demokrasi di tengah masyarakat akan semarak dan mengalami rawan konflik. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemetaan supaya tidak terjadi konflik di tengah-tengah masyarakat.

Persiapan pendanaan masing-masing desa akan membutuhkan biaya antara Rp 30-40 Juta itupun tergantung dari banyak pemilih di masing-masing desa. Terkait, adanya penarikan biaya yang dilakukan panitia di masing-masing kepada calon kepala desa itu akan diberikan pidana ke ranah hukum. karena, pemerintah telah menanggung semua biaya pemilihan. (her)