Lomba Tingkat Nasional, Perpustakaan Desa Embung Kandong Wakili NTB

Suasana Perpusdes Embung Kandong yang mewakili NTB pada Lomba Perpusdes Tingkat Nasional tahun 2020.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Perpustakaan Desa (Perpusdes) Embung Kandong, Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terpilih mewakili NTB dalam lomba Perpusdes tingkat Nasional tahun 2020. Hal ini menyusul setelah terpilihnya Perpusdes Embung Kandong meraih predikat juara I lomba Perpusdes tingkat Provinsi NTB beberapa waktu lalu.

Ditemui Suara NTB di kantornya, Jumat, 18 September 2020, Kepala Desa Embung Kandong,  Reman Rusdi, menyampaikan jika terdapat beberapa penilaian, sehingga Perpusdes Embung Kandong dinobatkan menjadi juara I Lomba Perpusdes tingkat Provinsi NTB tahun 2020. Salah satunya berupa pelayanan perpustakaan ke tengah-tengah masyarakat serta pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Iklan

Secara umum, kata dia, Perpusdes Embung Kandong lahir pada tahun 2014, mulai mengikuti lomba Perpusdes tingkat Kabupaten Lotim pada akhir tahun 2019 berhasil mendapat juara I dan mewakili ke tingkat Provinsi NTB. Di tingkat Provinsi NTB ini kembali diraih juara I dan mewakili NTB dalam lomba Perpusdes tingkat nasional tahun 2020.

Menurut Reman Rusdi, kesuksesan yang diraih saat ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Salah satunya dengan dibangunnya komunikasi dengan semua elemen masyarakat. Apalagi Embung Kandong merupakan desa terpencil pemekaran dari Desa Rarang Selatan ini terletak di ujung selatan wilayah Kecamatan Terara. “Kita kerjasama dengan semua lini yang ada,”jelasnya.

Di samping itu, Perpusdes Embung Kandong secara aktif dan rutin melakukan pelayanan ke tengah-tengah masyarakat selama dua kali dalam satu minggu. Di samping pelayanan aktif di ruangan. Pasalnya, terdapat kurang lebih 3 ribu lebih eksemplar buku yang disediakan pihak Perpusdes dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan 1.327 lebih judul.

 “Buku-buku ini kita dapatkan sumbangan dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Begitupun untuk layanan pelatihan komputer dan internet gratis,” jelas Reman Rusdi.

Kepala Perpusdes Embung Kandong, Dwi Rahayu Susanti, M.Si, mengatakan jika prestasi yang diraih tersebut merupakan buah dari kerjasama pengelola Perpusdes di bawah binaan kepala desa. Pengembangan Perpusdes Embung Kandong tidak hanya sebatas tempat membaca, melainkan secara aktif melakukan kegiatan literasi dengan jumlah kunjungan per hari lebih dari 25 orang.

Selain itu, dari bacaan itu dilakukan penerapan berupa pelatihan memasak, komputer, kue kering, anyaman, dan pengolahan sampah organik dan anorganik sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam program zero waste. Bahkan, sudah dapat diciptakan pupuk dengan bekerjasama dengan kelompok keluarga berkualitas dan kelompok wanita tani (KWT) yang ada di Desa Embung Kandong.  “Kita juga ada pojok kependudukan, buku sosial, kesehatan reproduksi dan lainnya,” ujarnya. (yon)