Lomba ECCO Ambassador, Ajang Mencari Pemuda Peduli dalam Pelestarian Lingkungan

Suasana webinar yang digelar Yayasan Youth ECCO Indonesia. (Suara NTB/ist)

YAYASAN Youth ECCO Indonesia (selanjutnya disebut ECCO) merupakan organisasi yang bergerak di bidang lingkungan. ECCO didirikan bulan Juli tahun 2021 oleh sekelompok pemuda di Lombok, NTB yang diantaranya adalah Walissa Tanaya Pramanasari dan Hendra Adhigoena Prakarsa, Awardee Beasiswa NTB di Nicolaus Copernicus University Polandia dan Iqbal Maulana, lulusan Universitas Mataram yang menjadi Ketua ECCO.

Panitia Webinar, Walissa Tanaya Pramanasari mengatakan, ECCO mengadakan lomba ECCO Ambassador selama Juli-Agustus 2021 untuk mencari pemuda yang peduli dan ingin berpartisipasi secara aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Salah satu rangkaian acara dalam lomba tersebut adalah webinar internasional.

Iklan

ECCO telah mengadakan dua webinar internasional pada tanggal 31 Juli dan 7 Agustus 2021. Webinar pertama bertema “Importance of Youth in Climate Change andEnvironment” (pentingnya pemuda dalam perubahan iklim dan lingkungan) dan diisi oleh Lia Rosida dari Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Artur Wieczorek dari National Centre for Climate Change (NCCC/KOZK) Polandia, dan Nurul Habaib Al Mukarramah dari Green Youth Movement Walhi.

Adapun tujuan dari webinar ini yaitu mengajak para pemuda untuk berperan aktif dalam perubahan iklim dan lingkungan. Webinar kedua bertema “Preparing for the Age of Electromobility for Sustainability” (persiapan menuju era elektromobilitas demi keberlanjutan) dan diisi oleh Peter Kho dari KendaraanListrik.net (Komunitas EV Indonesia), Krzysztof Burda dari Polish National Chamber of Electromobility Development (PIRE), dan Ahmad Jaya dari Universitas Teknologi Sumbawa. Pada webinar kedua para pemateri memaparkan terkait pentingnya elektro mobilitas sebagai solusi berkelanjutan.

Acara ini merupakan wujud kerja sama yang baik antara NTB dan Polandia, khususnya daerah Kujawsko Pomorskie, dalam berbagai bidang termasuk pendidikan sebagai hasil dari program Beasiswa NTB. Alhasil, dukungan diperoleh dari berbagai pihak, antara lain Kementerian Iklim dan Lingkungan Polandia, Pemerintah Provinsi NTB, Trihita Karana (3HK) – Institute of Sustainable Development EU-ASEAN, National Centre for Climate Change (NCCC/KOZK) of Poland, PIRE – Polish Chamber of Electromobility Development, Ekoenergetyka, Pemerintah Daerah Kujawsko-Pomorskie, Lombok Debating Troops, Telu Craft, Istoria Language Services, Blue Ocean Lobster, LPP NTB, Walhi Sulawesi Selatan, STP Mataram, Green Youth Movement, Kendaraanlistrik.net, dan Ekotech Polandia.

Sambutan yang berisi motivasi dan apresiasi diberikan oleh Michał Tadeusz Kurtyka (Menteri Iklim dan Lingkungan Polandia), Dr.Hj Sitti Rohmi Djalilah (Wakil Gubernur NTB), Sylwia Tubielewicz-Olejnik (Perwakilan Daerah Kujawsko Pomorskie Polandia), Krzysztof Burda (CEO PIRE), dan Ir. Madani Mukarom, B.Sc.F (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Provinsi NTB).

Lebih dari 250 peserta mendaftarkan diri untuk mengikuti webinar ECCO, diantaranya adalah siswa SMA, mahasiswa, guru, NGO, dan pejabat pemerintah. Peserta cukup antusias mengikuti acara dengan menyampaikan pendapat serta bertanya terkait topik yang disampaikan pembicara. Pada saat ini, Yayasan Youth ECCO secara aktif memberikan informasi terkait lingkungan di akun media sosial, diantaranya di akun Instagram @ecco.foundation dan di web www.eccofoundation.

‘’Kami berharap ke depannya Yayasan Youth ECCO Indonesia menjadi wadah untuk para pemuda dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya perubahan iklim dan lingkungan,’’ harap Walissa Tanaya Pramanasari. (r)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional