Lokasi Pembangunan Smelter Tak Perlu Dipersoalkan

Taliwang (Suara NTB) – Ketua DPRD Sumbawa Barat, Muhammad Nasir, ST, MM mengajak semua pihak untuk tidak mempersoalkan lokasi pembangunan Smelter yang sudah ditetapkan saat ini. Hal tersebut dilakukan agar kondusivitas investasi di Sumbawa Barat khususnya dan NTB pada umumnya bisa berjalan lancar.

Bahkan terkait dengan lokasi pembangunan smelter yang ada saat ini, manajemen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terlebih dahulu sudah melakukan kajian. Baik itu pertimbangan biaya maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Iklan

“Lokasi pembangunan smelter yang direncanakan akan dibangun di Benete tersebut merupakan keputusan dari manajemen. Tidak ada sangkut pautnya dengan intervensi pihak lain. Terlebih lagi lokasi tersebut, sudah sesuai dengan pertimbangan manajemen,” ungkapnya kepada Suara NTB belum lama ini.

Ia menyebutkan, lokasi untuk pembangunan smelter ini, sudah memiliki pertimbangan teknis. Sebut saja adanya ketersedian pelabuhan Benete yang ada di Kecamatan Maluk, yang akan memudahkan pengiriman barang. Bahkan pelabuhan tersebut rencananya, akan dijadikan pelabuhan  khusus PT AMNT.

Sementara untuk pelayanan dari dermaga tersebut, akan dipindahkan ke Pemkab Sumbawa Barat ke dermaga Labuhan Lalar. Mengingat dermaga Labuhan Lalar ini sudah lama terbangun namun belum bisa difungsikan secara optimal.

“Penentuan lokasi pembangunan smelter di Sumbawa Barat merupakan kewenangan penuh dari manajemen PT AMNT. Karena lokasinya dianggap sangat strategis,” imbuhnya. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here