Logistik Pilkada Loteng Hampir Lengkap

Polisi mengawal pengiriman logistik Pilkada Loteng dari percetakan di Jember Jawa Timur hingga gudang logistik KPU Loteng, Sabtu, 21 November 2020. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Seluruh kebutuhan logistik untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah (Loteng) 9 Desember mendatang, sudah hampir lengkap. Terakhir, Sabtu, 22 November 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Loteng, menerima kiriman surat suara langsung dari percetakan di Jawa Timur, sebanyak 774 ribu surat suara.

“Hari ini (Sabtu kemarin, red) surat suara untuk Pilkada Loteng, sudah datang dan diterima dengan kondisi baik,” aku Komisioner KPU Loteng, Zaeroni, S.H., kepada wartawan di kantornya, Sabtu malam.

Seluruh logistik Pilkada Loteng saat ini disimpan di gudang sementara KPU Loteng di eks Aerotel Praya, milik Pemkab Loteng. Dengan telah diterimnya surat suara tersebut, pihaknya akan segera mensortir surat suara untuk selanjutnya akan dilakukan pelipatan. “Saat ini kita masih menghitung dulu kebutuhan tenaga untuk pelipatan dengan mempertimbangkan waktu yang tersedia,” sebutnya.

Adapun jumlah surat suara yang dicetak sesuai dengan ketentuan ialah jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), ditambah 2,5 persen dari jumlah DPT di masing-masing TPS ditambah 2 ribu surat suara cadangan, untuk mengantisipasi adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Proses pengiriman surat suara untuk Pilkada Loteng berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Polres Loteng menerjunkan personel bersenjata lengkap untuk mengawal pengiriman surat suara dari percetakan di Jember Jawa Timur hingga sampai ke Loteng.

“Pengawalan dan pengaman tersebut merupakan kewajiban dan tugas kita, dengan tujuan agar pendistribusian berjalan dengan aman dan lancar sampai tujuan,” kata Kabag Ops. Polres Loteng, Kompol I Kadek Suparta, A.Md.

Surat suara diberangkatkan pada Jumat, 20 November 2020 sekitar pukul 10.00 WIB, menggunakan truk boks yang disimpan dalam 387 dus dengan jumlah surat suara masing-masing dus sebanyak 2.000 lembar.  Dengan rute perjalanan dari Jember – Banyuwangi – Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk – Padangbai kemudian sampai di Pelabuhan Lembar Lombok Barat (Lobar) sekitar pukul 17.30 Wita.  “Sampai di gudang logistik KPU, pukul 18.30 Wita dalam keadaan aman,” terang Kadek Suparta. (kir)