Logistik Korban Gempa Terpenuhi

Kadisos NTB, H. Ahsanul Khalik (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Sosial (Disos) NTB telah memenuhi kebutuhan logistik untuk korban gempa. Kalaupun ada kekurangan logistik pada beberapa warga korban gempa akan menjadi perhatian.

‘’Masyarakat sudah terpenuhi logistiknya. Tentu ada kekurangan pada beberapa warga, itu menjadi sesuatu yang menjadi perhatian. Dan terus dilakukan pemantauan,’’ kata Kepala Disos NTB, H. Ahsanul Khalik, S. Sos, MH dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 30 Desember 2018 siang.

Iklan

Untuk bantuan beras bagi korban gempa, Khalik mengatakan sepengetahuannya sudah ada yang didistribusikan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) NTB. Ia mengatakan persoalan utama korban gempa saat ini adalah percepatan pembangunan rumah atau hunian tetap (Huntap).

Data Command Room Pemprov NTB, distribusi bantuan barang/uang selama proses penanganan bencana gempa, paket sembako yang disalurkan 21.000 paket. Kemudian santunan meninggal dunia kepada 567 jiwa masing-masing mendapatkan Rp15 juta.

Beras yang didistribusikan, berupa beras reguler 8.556 Kg dan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 515.875 Kg. Selain itu, sebanyak 1.000 unit peralatan dapur, 8.548 lembar spandek, 42.000 unit huntara dan 16 unit tandon.

Sementara itu, Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanggulangan Bencana Gempa NTB, Drs. Tri Budiprayitno, M. Si menyebutkan akan dilakukan pembayaran jaminan hidup (Jadup) kepada 19.099 jiwa masyarakat korban gempa yang rumahnya rusak berat. Tersebar di empat kabupaten, yakni Kota Mataram 7.642 jiwa, Lombok Barat 3.380 jiwa, Lombok Tengah 650 jiwa dan Sumbawa Barat 7.427 jiwa.

Disebutkan jumlah hunian sementara (Huntara) yang telah terbangun sebanyak 47.750 unit dari kebutuhan 74.092 unit. Artinya, masih ada kekurangan huntara sebanyak 26.342 unit.

Dengan rincian, Kota Mataram kekurangan 2.369 unit, Lombok Utara 10.109 unit, Lombok Barat 8.522 unit, Lombok Tengah 1.859 unit, Lombok Timur 2.126 unit dan Sumbawa 539 unit. (nas)