Logistik Habis, BPBD NTB Harap Pihak Swasta Bantu Korban Bencana

Mataram (suarantb.com) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Muhammad Rum mengharapkan pihak swasta juga tergerak untuk membantu korban bencana. Terutama korban banjir yang baru-baru ini melanda beberapa wilayah di NTB.

“Kita harapkan masyarakat dan dunia usaha bisa turut membantu. Karena penanganan bencana ini bukan tugas pemerintah saja. Di saat sekarang, persediaan logistik kami sudah menipis, di sinilah dunia usaha dibutuhkan,” akunya.

Iklan

Menurut Rum, penghujung tahun menjadi saat dimana eksekusi anggaran oleh pemerintah tidak bisa dilakukan dengan mudah. Sehingga bantuan dari pihak swasta, seperti pengusaha disebut bisa meringankan beban korban bencana.

“Ketika pemerintah di penghujung tahun ini agak susah untuk eksekusi anggaran, karena sudah tutup tahun anggaran, di sinilah peran teman-teman swasta yang bisa memberikan bantuan, kontribusi itu yang kita harapkan,” ujarnya.

Seharusnya, BPBD NTB memang telah memiliki dana siaga bencana berjumlah Rp 40 miliar. Namun, Rum mengakui dana tersebut tengah dalam proses pengajuan pada pemerintah pusat. Sehingga belum berada di tangan BPBD.

Dalam menghadapi musim penghujan yang diperkirakan berakhir pada Januari nanti, Rum meminta masyarakat sadar akan bahaya banjir yang menghadang. Apalagi hampir semua wilayah Kota Mataram tergenang air saat hujan Sabtu lalu.

“Antisipasi banjir, masyarakat gotong royonglah bersihkan saluran air. Sekarang kita minta masyarakat untuk survei, saluran di wilayah mereka ada sampahnya atau tidak. Kemudian gorong-gorongnya buntu atau tidak. Nanti kalau tidak bisa ditangani sendiri, koordinasikan dengan kelurahan, kecamatan atau minta bantuan dinas teknis terkait,” paparnya.

“Sedimentasi sungai juga diperhatikan, masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Terutama hutan di daerah hulu jangan dijaga, jangan tebang sembarangan,” lanjutnya. (ros)

  Siaga Bencana, BPBD NTB Ajukan Anggaran Rp 40 Miliar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here