Lobar Tak akan Perpanjang izin Ritel Modern yang Sudah Mati

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) mengambil langkah tegas terhadap ritel modern yang keberadaannya kian menjamur. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberlakukan kebijakan tidak menerima atau menolak perpanjangan izin ritel modern di sejumlah wilayah di Lobar.

”Kuota ritel modern sudah melebihi batas, sehingga izin ritel yang sudah mati tidak akan diberikan izin untuk diperpanjang,” ungkap Kepala Bidang Perizinan Usaha DPMPTSP Lobar M. Zainuri Ihsan belum lama ini.

Iklan

Ia menambahkan, keberadaan izin ritel modern ini atas rekomendasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sementara DPMPTSP hanya mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) saja.

Untuk keberadaan ritel modern yang sudah mati, jika ingin mengurus kembali izin mereka, maka pemilik harus mendapatkan rekomendasi dari Disperindag. Sebelum ada rekomendasi perpanjangan dari Disperindag tidak dilampirkan, DPMPTSP tidak akan mengeluarkan izin.

Sementara itu, anggota DPRD Lobar Khatib Qazwaini mengaku sudah lama memberikan peringatan kepada Disperindag tidak memperpanjang izin ritel modern yang ada di Lobar, karena jumlahnya yang sudah melebihi kuota.

Sekarang ini, jumlah ritel modern ini sudah sangat menjamur, di masing-masing kecamatan jumlahnya bukan lagi hanya dua atau tiga bahkan sampai lima ritel di satu kecamatan. Ini harus jadi perhatian dan rekomendasi dari DPRD Lobar harus dilaksanakan oleh DPMPTSP dan Disperindag agar ritel modern bisa diatur sesuai kebutuhan. (her)