Lobar Juara Umum Kejuaraan Karate Virtual

Ketua KONI dan Bupati Lobar menyerahkan hadiah kepada juara kejuaraan Virtual Karate Kata Event (VKKE).

Giri Menang (Suara NTB) – Forum Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Lombok Barat berhasil merebut juara umum dan berhak meraih Piala Bupati Lombok Barat, pada kejuaraan Virtual Karate Kata Event (VKKE) yang diikuti oleh 427 peserta dari beberapa daerah di Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut digelar di SANDO R3 yang beralamat di jalan KUD Sadar, Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Minggu, 20 Desember 2020. Peserta asal Lombok Barat sebelumnya berjibaku dengan Kota Mataram dan Kalimantan Barat. Karateka Lombok Barat mampu unggul menjadi juara diikuti Kota Mataram sebagai juara 2 dan Kalimantan Barat menjadi juara 3.

Juara pertama berhasil meraih Piala Bupati Lombok Barat. Sedangkan Kota Mataram sebagai juara umum 2 berhak memperoleh juara dari Ketua KONI Lombok Barat dan selanjutnya Karate Do Indonesia (KKI) Pontura Kalimantan Barat berhak membawa Piala FORKI Lombok Barat.

Piala Bupati Lombok Barat diserahkan langsung oleh Bupat Lombok Barat, H. Fauzan Khalid didampingi Ketua KONI Lombok Barat, H. Herman; Ketua FORKI, Multazam; serta disaksikan oleh Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lombok Barat, H. L. Moh. Hakam; Plt. Camat Narmada Muhammad Busyairi; Plt. Kades Dasan Tereng, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya Bupati H. Fauzan Khalid menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang.

“Saya bangga Lombok Barat juara umum. Tanpa bantuan bisa bergerak dan sukses di tengah pandemi Covid 19 ini yang digelar secara virtual,” katanya.

Pada kesempatan itu, bupati ke depan merencanakan semua jenis cabang olah raga di bawah KONI Lombok Barat akan diundang dan dikumpulkan untuk mencari salah satu olahraga yang akan dijadikan skala prioritas tanpa membutuhkan banyak anggaran seperti karate, sepeda, renang, dan lainnya.

Dan untuk mencari generasi karate yang hebat dan andal, ia mempersilakan untuk menggunakan Bencingah, Gedung Budaya, Kantor Camat, dan kantor desa sebagai tempat latihan jika itu diperlukan.
“Masalah tempat latihan silahkan gunakan Bencingah, Gedung Budaya, Kantor Camat, dan desa tinggal dikoordinasikan saja,”cetusnya.

Sementara, Ketua KONI, H. Herman juga bersyukur Lombok Barat keluar menjadi juara umum dan apa yang diharapkan Bupati Lombok Barat akan segera ditindaklanjutinya dengan mengundang beberapa cabang olahraga. Karena, menurutnya, karate, sepeda, voli pasir, dan renang sangat berpotensi di Lobar untuk mendulang emas.

“Ke depan akan mencari pencarian bakat dengan mengumpulkan semua cabor skala prioritas supaya anggaran yang diberikan terarah. Dan Alhamdulillah Lobar keluar menjadi juara umum, Kota Mataram juara dua dan Kalimantan Barat juara 3,” cetus Herman yang belum lama ini terpilih kembali memimpin KONI Lombok Barat.

Sedangkan ketua panitia I Wayan Redana mengatakan Lombok Barat tak hanya sukses prestasinya, tapi sukses juga sebagai pelaksana dengan target tercapai. Dari 427 orang peserta, Lombok Barat mengikutkan peserta sebanyak 50 orang.
“Dan kita sukses menjadi juara umum, ini juga berkat dukungan Bupati dan KONI Lobar selaku pemberi anggaran pembinaan sebesar Rp22 juta. Maka setiap ada anggaran diberi, kita gelar event-event karena itu juga untuk keberhasilan para atlet,” ujarnya.

“Apa yang diberikan pemerintah kita pertanggungjawabkan,” cetus Wayan Redana yang tidak lain Ketua Dewan Wasit FORKI NTB. (her)