Lobar Harus Serius Tangkap Peluang Perhelatan WSBK

Abu Bakar Abdullah (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Kalangan DPRD Lombok Barat (Lobar) meminta agar Pemkab serius menangkap peluang perhelatan World Superbike (WSBK) dan MotoGP di Kawasan Ekonomi khusus (KEK) Mandalika Lombok Tengah. Diingatkan, jangan sampai Lobar sebagai penyangga justru tidak mendapatkan efek dari posisi yang sangat strategis ini.

Anggota komisi II DPRD Lobar dapil Sekotong Lembar, Abu Bakar Abdullah mengatakan, masyarakat harus mendapatkan  efek dari WSBK di Loteng. Karena bagaimanapun even ini memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. “Yang paling mendasar adalah sejauh mana pemkab menyiapkan perangkat-perangkat yang bisa mendorong ada pertumbuhan ekonomi. Karena ini ibarat ikan yang lalu lalang, harus ditangkap. Semua yang tangkap, supaya tidak orang luar yang tangkap. Sehingga perputaran uang itu kita dapat,” tegas politisi PKS ini akhir pekan kemarin.

Iklan

Untuk itu ia menyarankan agar semua sektor harus dipersiapkan, tidak saja pariwisata, namun juga transportasi untuk mengangkut tamu. Harus ada kebijakan pemerintah semacam regulasi yang mengutamakan warga lokal. Harus ada ruang-ruang untuk kepentingan masyarakat. Misalnya, tranportasi dari Gili Mas ke Mandalika. Ada berapa sarana transportasi lokal khususnya Lobar yang bisa diakomodir di sektor ini. Perlu diberikan ruang, paling tidak ada semacam regulasi.

Belum lagi bicara penyiapan produk lokal UKM dan IKM untuk cinderamata bagi para tamu. “Pernak-pernik ini disiapkan dalam rangka menyambut belasan hingga puluhan ribu orang yang datang,” kata dia. Ia mencontohkan ketika kapal pesiar Gili Mas, dinilai Pemkab belum siap sehingga terjadi kegagapan. Karena itu perlu dilakukan konsolidasi dan kerjasama antar instansi agar masyarakat tidak menjadi penonton di daerah sendiri.

Pemkab juga perlu menyiapkan sarana prasarana menangkap peluang ini supaya menjadi pendapatan daerah, seperti terminal parkir di Lembar yang sejauh ini terbengkalai. Ia setuju adanya even-even yang diadakan Pemkab. Hanya saja perlu kemasan yang bisa menarik pengunjung. Perlu dikemas semua potensi yang dimiliki daerah ini.

“Kemas paket wisata bagi para tamu, ini perlu supaya lebih menarik,” ujarnya. Perlu dilakukan penyambutan bagi tamu WSBK nantinya. Pemkab juga menjual paket wisata saat tamu itu datang. “Ayo segera disiapkan, jangan nanti kita gagap,” ujarnya. Selain itu, pembenahan-pembenahan destinasi perlu digenjot Pemkab, terutama di kawasan penyangga terdekat, seperti di Sekotong dan Lembar. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional