Lintasan Rusak, Atlet Atletik Disarankan Latihan di Luar NTB

Beginilah  kondisi Lintasan Atletik GOR 17 Desember Turide saat ini. Tampak beberapa pengurus KONI NTB sedang mengecek kondisi lintasan yang rusak.(Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, H. Andy Hadianto mengatakan kondisi lintasan atletik sintetis GOR 17 Desember Turide Mataram tak layak digunakan untuk  kegiatan latihan atlet Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON. Orang nomor satu di lingkup pengurus KONI NTB ini menyarankan agar semua  atlet atletik NTB jalani  latihan di luar NTB.

“Lintasan atletik GOR 17 Desember Turide Mataram tak lagi  layak digunakan untuk Pelatda PON atlet atletik. Kondisi lintasan rusak parah,” ucap Ketua Umum KONI NTB, H. Andy kepada Wartawan di Sekretariat KONI NTB, Rabu, 14 Oktober 2020.

Iklan

Terkait dengan kondisi  lintasan atletik sintetis yang tak layak lagi digunakan untuk kegiatan latihan atlet Pelatda PON itu, pimpinan KONI NTB ini menyarankan agar pengurus cabor atletik segera bersikap untuk mengirim semua  atlet latihan di luar NTB. Dalam hal ini semua atlet atletik  Pelatda PON  di nomor lari harus berlatih di daerah yang memiliki lintasan atletik sintetis dengan standar lintasan yang digunakan PON XX di Papua tahun 2021.

“Pengurus Cabor harus segera mengambil keputusan untuk mengirim atlet latihan di luar NTB, karena lintasan atletik di NTB tak layak untuk kegiatan latihan atlet Pelatda PON,” jelasnya.

Melihat kondisi lintasan atletik yang belum diperbaiki tersebut, KONI menyarankan  pengurus cabor atletik mengusulkan semua atlet atletik PON  latihan di Surabaya atau di daerah yang memiliki fasilitas latihan yang memenuhi standar PON. Dalam hal ini dirinya sebagai pimpinan KONI NTB sekaligus Ketua Panitia Pelatda PON akan mendukung segala kebutuhan yang diperlukan atlet, mulai dari akomodasi atlet, pelatih dan lainnya.

Menurut Andy, bila atlet atletik dipaksakan latihan di lintasan yang rusak (GOR Turide), ia pesimis cabang olahraga atletik dapat meningkatkan prestasi atletnya di PON XX Papua tahun 2021. Oleh karena itu ia menyarankan pengurus cabor segera mengambil sikap untuk mengirim atlet-atletnya latihan di luar NTB.

Pernyataan ini sengaja disampaikan Andy setelah melihat kondisi lintasan atletik yang kerusakan makin meluas. Kerusakan lintasan tersebut juga dikeluhkan oleh atlet dan pelatih atletik yang mengikuti Pelatda PON di lintasan atletik GOR 17 Desember Turide Mataram sejak 1 Oktober lalu. (fan)